Menu

Mode Gelap
Containere Modulare: O Soluție Avantajoasă și Eficientă Cabina de paza: Un scut indispensabil pentru securitatea ta Transferring Your 401(Ok) To Gold: A Comprehensive Information Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS setup for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Containerul de Pază: O Soluție Eficientă și Sigură de Supraveghere Case Modulare: O Soluție Inovatoare și Eficientă pentru Viitor

Daerah

Tolak Politik Dinasti, Aliansi Jaga Demokrasi Gelar Mimbar Demokrasi

badge-check


					Foto: Yuniar Avicenna Perbesar

Foto: Yuniar Avicenna

SUARARAKYATINDO.COM, Yogyakarta – Aliansi Jaga Demokrasi bersama BEM ISI Yogyakarta selenggarakan Mimbar Demokrasi. “Mahasiswa Bersama Rakyat Tolak Politik Dinasti dan Pelanggar HAM” menjadi tajuk aksi ini pada Kamis (23/11/2023).

Kegiatan ini digelar sebagai respon dari isu-isu politik dinasti di pemerintah pusat yang sedang ramai diperbincangkan. Acara bertempat di depan Gedung Concert Hall Institut Seni Indonesia. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus hadir dalam acara ini.

Mimbar Demokrasi itu diisi dengan orasi politik dari banyak tokoh. Widihasto Wasana Putra, Hendro Plered, SS.n., MBA., Arya Dewi Prayetno, Muhammad Suhud, DR. Aditya Her Nurmoko, S.I.P., M.M. dan Diasma Sandi Swandaru S.Sos., M.H.

Berdasarkan pantauan suararakyatido.com para mahasiswa mendengarkan dengan seksama orasi politik tersebut. Selain itu, terlihat juga banyak yang menggunakan topeng Jokowi dan Anwar Usman, sebagian lain membawa spanduk berisikan tuntutan.

Salah satu orator, Diasma Sandi, menjelaskan bahwa politik dinasti dapat diartikan sebagai sebuah kekuasaan politik yang dijalankan oleh sekelompok orang yang masih memiliki kaitan dalam hubungan keluarga. Menurutnya ini telah dilarang dalam Undang-undang nomor 8 tahun 2015.

“Kita semua harus bersama mengawal perkembangan demokrasi di republik ini. Negara ini berdiri dengan asas kerakyatan, semua harus terlibat dalam agenda pembangunan, bukan hanya segelintir elit saja,” Teriak Diasma saat orasi, (23/11/2023).

Selanjutnya, orasi ditutup oleh Muhammad Suhud, Kordinator Aliansi Jaga Demokrasi. Ia menyampaikan beberapa tuntutan aliansi. Pertama, Usut Tuntas Pelanggaran HAM. Kedua, Tolak Politik Dinasti. Ketiga, Tolak Komersialisasi Pendidikan di kampus-kampus.

Sementara kegiatan ditutup dengan konser yang didendangkan oleh Grup Band Metfora. Ratusan mahasiswa yang membanjiri halaman terlihat asik berjoget. Beberapa menikmati snack dan air mineral yang disediakan panitia. Konser dipungkasi tepat pukul lima sore.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: