Menu

Mode Gelap
Tips for an Easy-Care Home Garden Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab Exploring the 2026 Gambling Market Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh

Politik

Hasan Aminuddin Tidak Terima, Jika Gus Haris Menjadi Calon Bupati Tunggal di Probolinggo

badge-check


					Hasan Aminuddin saat menyampaikan pendapat saat di minta keterangan oleh awak media. (Foto: Ist/ilustrasi) Perbesar

Hasan Aminuddin saat menyampaikan pendapat saat di minta keterangan oleh awak media. (Foto: Ist/ilustrasi)

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Pendaftaran Calon Pemilihan Kepala Daerah sudah kurang 2 Bulan Lagi, Banyak tokoh yang mulai menampakkan diri untuk menjadi Calon Bupati Probolinggo dalam Pilkada 2024 mendatang.

Menurut Pantauan Suararakyatindo, Dari sekian banyaknya Nama- nama tokoh yang di cadangkan sebagai Calon Bupati di Kabupaten Probolinggo, Gus Haris yang diakui memiliki elektabilitas tertinggi.

Bahkan, Gus Haris disinyalir bakal menjadi calon tunggal dalam kontestasi politik di Kabupaten Probolinggo dalam pilkada 2024 ini.

Hal itu langsung di Respon oleh Ketua DPP Partai Nasdem Hasan Aminuddin. Ia nampaknya tak terima dengan pesatnya elektabilitas Gus Haris hingga digadang-gadang menjadi calon tunggal tersebut. Pasalnya, partainya bakal mengusul calon sendiri.

Saat ini Gus Haris sendiri telah mengantongi banyak dukungan dari berbagai lapisan masyarakat. Tak hanya itu, Gus Haris Juga di Kantongi oleh Partai-partai Besar yang ada di Kabupaten Probolinggo di antarnya, Partai Golkar, PKB, Gerindra, PPP, dan sejumlah non parlemen.

Sedangkan dua partai lain, PDIP Perjuangan dan Partai Nasdem, masih belum menentukan arahnya untuk berlabuh. Hanya saja, Hasan Aminuddin memastikan, kontestasi politik usai periode kepemimpinan keluarganya ini tidak akan terjadi calon tunggal.

Hasan menceritakan bahwa sejak tahun pilkada 2003 hingga 2018 kemarin, tidak pernah terjadi seorang calon bupati melawan bumbung kosong di Bumi Probolinggo.

Sebab, menurutnya, pemilihan bupati adalah proses politik yang harus dilakukan dalam negara kesatuan Republik Indonesia.

“Haruskah pesta demokrasi kali ini hanya diikuti satu pasangan calon? Itu berarti mundur,” kata Hasan Usai menjalani sidang lanjutan atas dakwaan TPPU dan gratifikasi di Pengadilan Tipikor Sidoarjo pada Kamis (20/06/2024).

Hasan Aminuddin menambahkan bahwa sebagai ketua DPP Partai Nasdem, dia tidak akan menerima jika hanya ada satu pasangan calon.

“Tulis, saya pasti menolak satu paslon dan akan mengusung paslon sendiri,” ujar
mantan Bupati Probolinggo yang kini terjerat kasus TPPU dan Gratifikasi tersebut.

Namun, siapa sosok pasangan calon yang akan diusung oleh Partai Nasdem belum ada titik terang dari Hasan Aminuddin.

“Saya tidak akan berbicara sosok, nanti pasti akan ada deklarasi. Yang jelas, Partai Nasdem akan menolak jika terjadi calon tunggal,” tegasnya mengakhiri pernyataan dengan penuh keyakinan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PKB Probolinggo Siapkan Panggung untuk Kader Muda di Muscab 2026

26 Maret 2026 - 13:15 WIB

Muscab PKB Probolinggo Jadi Titik Awal Arah Baru Politik Partai

26 Maret 2026 - 12:07 WIB

Perempuan Bangsa Probolinggo Gelar Talkshow Kesehatan Kulit, Tunjukkan Komitmen Terhadap Sosial Kemasyarakatan

2 Agustus 2025 - 14:44 WIB

Garda Bangsa Probolinggo Jadi Pelopor Program Sosial, Hapus Tato Gratis Disambut Hangat Sejumlah Pemuda

27 Juli 2025 - 16:08 WIB

Panji Bangsa Probolinggo Jadi Role Model Nasional, Sekjen DKP: DIKBAR Bukti Militansi Kader PKB

26 Juli 2025 - 16:15 WIB

Trending di Daerah
error: