Menu

Mode Gelap
Advancements in Treasured Metals IRAs: A Comprehensive Guide To Investing Correctly The most Effective Places To Buy Gold Online: A Complete Guide Investing in Gold: The Benefits of Holding Physical Gold In Your IRA Best Gold IRA Investments For Retirement: A Complete Information Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS download for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Understanding Empty Leg Charter Flights: A Cost-effective Travel Resolution

Daerah

Ratusan PKL Geruduk Polsek Kraksaan, Tuntut Keadilan atas Laporan Preman yang Dihajar Massa

badge-check


					Ratusan PKL Geruduk Polsek Kraksaan, Tuntut Keadilan atas Laporan Preman yang Dihajar Massa Perbesar

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di rest area Stadion Gelora Merdeka Kraksaan mendatangi Mapolsek Kraksaan pada Selasa, 7 Januari 2025.

Aksi ini dipicu oleh laporan Agus, seorang preman yang dihajar massa setelah diduga kerap memalak pedagang, melalui istrinya, Halimatus Sadiyah (38).

Satu per satu pedagang memadati kantor polisi di Jalan Panglima Sudirman.

Mereka menyampaikan protes keras atas laporan yang dilayangkan Agus, mengingat pria tersebut selama ini dinilai sebagai biang keresahan di kalangan PKL.

“Tapi si Agus ini yang bikin onar. Dua bulan terakhir kami dipalak terus, makan tidak mau bayar, minta rokok, dikasih sebatang malah minta sebungkus. Sangat meresahkan para pedagang yang mengais rejeki,” ujar Didik Tri Wahyudi, Koordinator PKL Stadion Gelora Merdeka.

Pedagang juga mempertanyakan kinerja kepolisian yang dianggap gagal memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama mereka yang hanya berbatasan dinding dengan Mapolsek Kraksaan.

“Dia (Agus) sebelumnya sempat diamankan, tapi dilepas begitu saja. Akhirnya dia berulah lagi. Jangan sampai aksi-aksi premanisme seperti ini dibiarkan. Premanisme harus diberantas,” tegas Lutfi Hamid, pengawas paguyuban PKL.

Para PKL mendesak agar laporan dari pihak Agus dihentikan, mengingat tindakannya sebagai pemicu insiden pengeroyokan tersebut.

Agus diketahui tak segan meminta uang, rokok, bahkan merusak barang dagangan jika permintaannya tidak dipenuhi.

Aksi massa ini ditanggapi langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kraksaan, Iptu Djuwantoro Setyowadi.

Ia meminta pedagang yang merasa pernah menjadi korban pemalakan Agus untuk melapor secara resmi.

“Bapak ibu yang mengalami pemalakan silakan masuk ke ruangan, sementara lainnya dimohon untuk pulang agar situasi tetap kondusif,” ujar Iptu Setyo kepada massa.

Polisi berjanji akan memproses laporan dari kedua pihak secara adil dan mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri di kemudian hari.

Kasus ini menjadi perhatian karena mencerminkan keresahan masyarakat terhadap premanisme yang dinilai merusak rasa aman, terutama bagi PKL yang menggantungkan hidup dari berjualan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: