Menu

Mode Gelap
Advancements in Treasured Metals IRAs: A Comprehensive Guide To Investing Correctly The most Effective Places To Buy Gold Online: A Complete Guide Investing in Gold: The Benefits of Holding Physical Gold In Your IRA Best Gold IRA Investments For Retirement: A Complete Information Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS download for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Understanding Empty Leg Charter Flights: A Cost-effective Travel Resolution

Nasional

Tanpa Gabung di Kabinet, PDIP Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo

badge-check


					Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres) Perbesar

Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

SUARARAKYATINDO.COM – Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah, menegaskan bahwa partainya tetap mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming meski tidak bergabung dalam kabinet Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

Sikap ini, menurutnya, telah disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Bu Mega telah menyatakan bahwa PDIP akan bekerja sama dengan pemerintahan Prabowo Subianto. Namun, kami tidak akan mengirimkan kader kami ke dalam kabinet,” ujar Basarah saat ditemui, Jumat (12/1/2025).

Basarah menjelaskan bahwa pada 17 Oktober 2024, Megawati mengutus dirinya untuk bertemu Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, guna menyampaikan sikap resmi PDIP terhadap pemerintahan baru.

Dalam pertemuan tersebut, PDIP memaparkan delapan poin penting, termasuk komitmen untuk mengedepankan prinsip gotong royong sesuai nilai Pancasila.

“Indonesia dengan sistem presidensial tidak mengenal oposisi dalam pengertian tradisional. Oleh karena itu, PDIP akan tetap mendukung pemerintahan ini dengan semangat gotong royong,” tambah Basarah.

Meski demikian, posisi politik PDIP kini berbeda dibandingkan saat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hubungan antara PDIP dan Prabowo dinilai lebih hangat dan bersahabat.

“Ibu Mega menyebut Mas Bowo sebagai teman dekat, sehingga hubungan kali ini jauh lebih erat,” ungkapnya.

Basarah juga menjelaskan alasan PDIP tidak mengirimkan kadernya ke kabinet. Fokus partai akan diarahkan pada pengawasan melalui lembaga legislatif, khususnya MPR.

“Kami akan membantu pemerintah melalui fungsi pengawasan, memastikan pemerintahan berjalan sesuai visi dan misi yang telah dijanjikan kepada rakyat,” tegasnya.

Langkah PDIP ini menegaskan komitmen mereka untuk menjaga stabilitas politik nasional sambil tetap memegang prinsip ideologis partai.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

27 April 2026 - 12:48 WIB

invitation-boxes-with-logo-2 (1)

Koridor Hijau Desa Mulai Dibangun di Grobogan, IPDA Jadi Inisiator Utama

22 April 2026 - 17:38 WIB

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

13 Maret 2026 - 13:56 WIB

Trending di Nasional
error: