Menu

Mode Gelap
The Rise of Sugar Daddy Websites In Houston: A Case Research Protected On-line Gold Purchases: A Comprehensive Examine The 5 Best Gold IRA Companies in your Investment Wants Advancements In Xojets: Revolutionizing Private Air Journey Exploring Vanguard Gold IRA: A Contemporary Method To Treasured Steel Funding Evaluating Gold IRA Companies: A Comprehensive Information

Daerah

Pemprov Jatim Kucurkan Rp 9 Milliar untuk Tangani Abrasi Sungai di Probolinggo

badge-check


					Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Baju Trihaksoro. (Foto: Zeqi) Perbesar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Baju Trihaksoro. (Foto: Zeqi)

SUARARAKYATINDO.COMProbolinggo, Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menangani bencana lingkungan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelontorkan anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk membangun struktur bronjong geotekstil di sejumlah titik rawan abrasi di Kabupaten Probolinggo.

Langkah cepat ini dilakukan menyusul kerusakan parah akibat banjir yang sempat menyebabkan ambruknya ruang kelas SDN Kalibuntu I, Kecamatan Kraksaan, awal tahun 2025 lalu.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA), Pemprov Jatim mengarahkan pembangunan bronjong di tiga aliran sungai besar, yakni Sungai Kertosono (1 titik), Sungai Kedunggaleng (6 titik), dan Sungai Laweyan (1 titik). Total panjang struktur mencapai 367 meter dengan tinggi antara 7 hingga 8 meter.

Pemprov Jatim Kucurkan Rp 9 Milliar untuk Tangani Abrasi Sungai di Probolinggo

Pembangunan Sungai Bronjong wilayah Kecamatan Kraksaan. (Foto: Zeqi) 

“Anggaran ini murni dari APBD 2025. Kami prioritaskan titik-titik darurat yang mengancam keselamatan warga dan fasilitas umum, termasuk sekolah,” kata Kepala Dinas PU SDA Jatim, Baju Trihaksoro, Minggu (23/6/2025).

Proyek ini tak hanya menyasar kawasan sekolah, tapi juga melindungi lahan pertanian produktif milik warga yang kerap tergenang air saat musim hujan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya turun langsung ke lokasi terdampak dan memerintahkan agar pembangunan dipercepat dan rampung sebelum musim hujan, maksimal pada Agustus 2025.

“Kita ingin memastikan keselamatan pelajar, guru, dan petani. Jangan sampai ada kejadian serupa yang menimbulkan korban,” ujar Khofifah.

Pekerjaan konstruksi dilakukan oleh rekanan yang ditunjuk secara resmi, dengan masa kerja 75 hari kalender, dan menggunakan material geotekstil untuk memperkuat struktur agar tahan terhadap erosi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: