SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui sayap organisasinya, Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, terus mengokohkan peran sosial dengan menghadirkan program nyata yang menyentuh masyarakat.
Salah satunya adalah “Hapus Tato dan Hapus Sulam Alis Gratis” yang digelar di Kantor DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Minggu (27/7/2025).
Program ini bukan hanya sebatas layanan estetika, tetapi juga gerakan moral yang mendorong anak muda untuk berhijrah, meninggalkan masa lalu, dan menata kehidupan yang lebih baik.
Ketua Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, Mohammad Badrul Kamal, menegaskan bahwa Garda Bangsa sayap muda kader PKB selalu hadir untuk membantu persoalan sosial masyarakat.
“Banyak anak muda yang punya keinginan berubah tapi malu atau bingung harus mulai dari mana. Program ini hadir sebagai pintu hijrah, menghapus tato bukan hanya soal penampilan, tapi juga menghapus jejak masa lalu,” ujarnya.
Kamal berharap program ini menjadi inspirasi untuk kegiatan sosial lain di Probolinggo. “Garda Bangsa selalu berada di garda terdepan untuk mendukung kegiatan positif. Semoga ini bukan kegiatan terakhir, tapi langkah awal untuk terus hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kisah Mochammad Sode (27), warga Kecamatan Sumberasih, menjadi sorotan. Ia memutuskan menghapus tato yang sudah melekat selama tiga tahun karena ingin memulai kehidupan baru bersama calon pasangan.
“Dulu saya pasang tato karena ikut tren teman. Tapi sekarang, untuk menikah dan memulai hidup baru, saya ingin bersih dari masa lalu,”kata Sode.
“Terima kasih untuk Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, PKB, dan Ifa Beauty yang sudah memfasilitasi program ini. Semoga ada kelanjutan di masa mendatang,” ucapnya.
Peserta lainnya, Afis (29), warga Kecamatan Krucil, juga tergerak mengikuti program ini. Tato yang sudah ia miliki selama empat tahun menjadi hambatan untuk melamar pekerjaan.
“Dulu tato ini hanya karena gaya. Tapi sekarang, untuk masa depan, saya harus menghapusnya. Saya bersyukur ada program gratis seperti ini,” katanya.
Melalui program ini, Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo menggandeng Ifa Beauty sebagai mitra profesional.
Sementaraitu, dr. Rahmah Fitri W, dokter di Ifa Beauty yang menangani langsung proses penghapusan tato, menuturkan bahwa layanan ini tidak hanya menitikberatkan pada hasil fisik, tetapi juga aspek psikologis peserta.
“Kami menyadari, setiap tato punya cerita. Banyak peserta yang datang bukan hanya ingin bersih secara fisik, tapi juga secara batin,” jelas dr. Rahmah.
“Penghapusan tato menggunakan teknologi laser generasi terbaru, yang minim risiko dan hasilnya lebih cepat terlihat. Namun, untuk bersih 100%, proses harus dilakukan bertahap setiap 3 bulan sekali,” tandasnya.













