Menu

Mode Gelap
Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

Daerah

RTAR-LIV Civil Community; Reforma Kaderisasi dan Ideologi PMII

badge-check


					Pengurus Rayon Civil Community melakukan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). (Foto;SRI Perbesar

Pengurus Rayon Civil Community melakukan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). (Foto;SRI

SUARARAKYATINDO.COM, Yogyakarta – Rayon Civil Community, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali melakukan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) pada tanggal 4-6 Juli 2022. Bertempat di Asrama Cut Nyak Dien Yogyakarta, pengurus mengusung tema besar yaitu “Optimalisasi Nafas Gerakan, Demi Terwujudnya Kader Progresif dan Professional”.

Menurut Affan Muhammad tujuan diangkatnya tema besar tersebut agar kepengurusan selanjutnya bisa lebih professional, bergerak kolektif dan tidak lupa pada ideologi dan nilai-nilai PMII, “saya harapkan untuk sahabat RCC bisa bergerak dan berkembang sesuai nilai-nilai PMII dan setiap langkah (yang dilakukan pengurus) harus sesuai dengan tujuan PMII”. Tutur Ketua Rayon Civil Community tersebut.

Tema kaderisasi memang intens dibahas dalam forum tersebut, terutama dalam sesi Laporan Pertanggung Jawaban dan GBHO/GBHK, formula yang akan diterapkan pada kader harus sesuai dengan kondisi yang ada, karena kaderisasi PMII akan bertranformasi kembali dari kaderisasi online menuju offline. “harus menyesuaikan keadaan, dulu kita kesulitan dalam kaderisasi karena pandemi dan sistem pendidilkan online, karena sekarang keadaan kembali normal, sistem kaderisasi juga harus ditinjau ulang” ujar Suprawy Yazid anggota kaderisasi PMII Rayon Civil Community.

Kaderisasi yang kurang maksimal juga dirasakan oleh anggota dan kader baru, persoalan pandemi dan komunikasi yang kurang intens memang menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan di tengah pandemi, “jalannya kaderisasi selama ini cukup baik meskipun ada kendala, yang perlu dievaluasi dari kaderisasi ialah pendekatan terhadap kader, mengingat jumlah ratusan anggota dan kader ” ujar Bandar Harbi, Ketua Panitia sekaligus kader PMII Rayon Civil Community.

Selain membahas sistem kaderisasi, pada rapat tahunan kali ini juga membahas ideologisasi kader PMII, persoalan ini juga merupakan pembahasan penting dalam sebuah organisasi. PMII yang berideologi ASWAJA dalam kurun waktu pandemi kurang dapat perhatian, akibatnya penanaman dan penguatan ideologi dirasa kurang maksimal, Rayon Civil Community dikenal luas sebagai rayon yang cukup fokus dalam mengkaji ASWAJA, sejak tahun 2014 PMII RCC sudah rutin mengadakan sekolah ASWAJA.

Banyak hal yang menghambat ideologisasi itu tidak maksimal, salah satunya ialah absennya rutinan ngaji “risalah ahlussunnah wal jamaah” karya KH Hasyim Asy’ari dan kajian “milal wan nihal” karya Al-Syahrastani, padahal dua kegiatan rutinan tersebut yang menunjang ideologisasi kader dan menjadi tolak ukur diadakannya sekolah ASWAJA.

Meskipun sekolah ASWAJA terlaksana, namun proses ideologisasi masih dirasa kurang maksimal, oleh karena itu rekomendasi dalam rapat tersebut ialah mengadakan lagi kegiatan yang sempat absen dari rutinan Rayon Civil Community, sahabat Affan Muhammad berpendapat bahwa ideologisasi dalam sebuah organisasi kaderisasi sangat penting dan kinerja pengurus rayon kedepan harus menunjang ideologisasi di rayon. “pengurus sudah semestinya merumuskan mekanisme kaderisasi yang menunjang kebutuhan ideologis, karena itu tugas utama pengurus rayon”.

Rapat Tahunan Anggota Rayon tersebut juga melakukan pergantian estafet kepemimpinan, sahabat Achmad Azriel Yafi’ Bachri , mahasiswa sastra inggris angkatan 2020 diberi amanah untuk menjadi ketua rayon masa bakti 2022-2023 menggantikan sahabat Affan Muhammad, melalui sistem aklamasi.

Sahabat Azriel membawa visi “Rayon sebagai wadah pengukuhan ideologi demi menunjang spirit dan inovasi kader” dalam sambutannya sebagai ketua baru PMII Rayon Civil Community misi yang dibawanya diantaranya, menjadikan nilai aswaja sebagai landasan berfikir dan bergerak, membuat agenda rayon lebih variatif serta memaksimalkan media dan teknologi dalam menunjang sistem kaderisasi.

Rapat Tahunan Anggota Rayon Civil Community Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berjalan sukses dan dihadiri sekitar 80 anggota dan kader. Dibawah kepemimpinan yang baru semoga Rayon Civil Community menjadi lebih akomodatif dan inspiratif untuk kaderisasi PMII.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

17 April 2026 - 20:39 WIB

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

17 April 2026 - 12:28 WIB

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

17 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik
Trending di Daerah
error: