SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Krisis air bersih di sejumlah desa di Kabupaten Probolinggo semakin meluas. Jumat (5/9) pagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo kembali menyalurkan bantuan air bersih ke dua desa di Kecamatan Tegalsiwalan.
Sebanyak 23.000 liter air bersih didistribusikan ke tiga dusun, yakni Dusun Karang Tengah (Desa Bulujaran Kidul), serta Dusun Karang Tengah dan Dusun Dulawang (Desa Bulujaran Lor).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, Zubaidullah, mengatakan bantuan diberikan setelah pihak desa mengajukan permohonan resmi. “Setelah kami cek, memang kondisi di lapangan mengalami kekurangan air bersih. Maka segera kami penuhi,” ujarnya.
Rinciannya, 11 ribu liter air disalurkan ke Dusun Karang Tengah Desa Bulujaran Kidul untuk 84 KK (252 jiwa). Kemudian 6 ribu liter untuk 49 KK (147 jiwa) di Dusun Karang Tengah Desa Bulujaran Lor, serta 6 ribu liter lagi untuk 35 KK (105 jiwa) di Dusun Dulawang.
Pengiriman dilakukan menggunakan empat unit truk tangki, terdiri dari tiga unit berkapasitas 6.000 liter dan satu unit 5.000 liter.
“Petugas TRC PB BPBD mendistribusikan total 23 ribu liter ke wilayah terdampak kekeringan,” jelasnya.
Menurut Zubaidullah, krisis air ini dipicu gangguan sumber dan jaringan pipanisasi akibat musim kemarau. Pihaknya berkomitmen terus memantau desa lain yang berpotensi terdampak.
“Air bersih sangat penting untuk warga, baik untuk minum, memasak, maupun kebutuhan sehari-hari. Kami imbau masyarakat tetap menggunakan air seperlunya sesuai kebutuhan,” tandasnya.













