SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Musyawarah Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Probolinggo yang digelar di Aula KH Hafidz Bukhori, Pondok Pesantren Mambaul Huda, Banyuanyar Tengah, Sabtu (8/11/2025), menetapkan Kyai Ahmad Ubaidillah sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FKDT Kabupaten Probolinggo periode 2025–2030.
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kecamatan, para pengasuh madrasah diniyah, serta tokoh-tokoh pesantren yang peduli terhadap kemajuan pendidikan Islam di daerah. Jalannya musyawarah berlangsung kondusif dan penuh rasa persaudaraan, mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat peran lembaga diniyah dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu.
Melalui proses musyawarah mufakat, Kyai Ahmad Ubaidillah terpilih secara sah untuk memimpin organisasi yang menjadi wadah komunikasi antar lembaga diniyah tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan mengajak seluruh pengurus serta anggota FKDT untuk bekerja dengan semangat kebersamaan dan pengabdian.
“Tanggung jawab ini adalah amanah dari para guru, ustaz, dan pengasuh madrasah diniyah di Kabupaten Probolinggo. FKDT harus menjadi ruang perjuangan bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama serta memperjuangkan kesejahteraan para pengajar yang selama ini menjadi garda terdepan pendidikan moral anak bangsa,” ungkap Kyai Ahmad Ubaidillah.
Beliau juga menegaskan pentingnya FKDT beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislaman.
“Kita harus mampu menghadirkan FKDT yang modern dalam manajemen, namun tetap kokoh dalam nilai-nilai pesantren. Era digital bisa kita manfaatkan untuk memperkuat sistem pendidikan diniyah agar lebih efisien dan relevan bagi generasi muda,” tambahnya.
Kyai Ahmad Ubaidillah berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta lembaga pendidikan Islam lainnya. Fokus utama kepengurusan baru ini adalah penguatan kurikulum, peningkatan kapasitas guru diniyah, serta perluasan akses pembinaan kelembagaan.
Musyawarah ini ditutup dengan doa bersama dan penandatanganan berita acara, disertai semangat baru untuk memajukan FKDT Kabupaten Probolinggo sebagai pilar penting dalam pembangunan pendidikan keagamaan berbasis masyarakat.













