Menu

Mode Gelap
Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information Discover Mostbet AZ: Opening an Account, Login, Bonus for Mobile Application, and Casino with Substantial Deposits, Payment Solutions, and Protected Full-Site Support

Daerah

H. Faisol Riza, Konsolidasi Pemenangan Pilpres Gus Muhaimin

badge-check


					H. Faisol Riza saat menghadiri acara konsolidasi Kemenangan Gus Muhaimin. (Foto: SRI) Perbesar

H. Faisol Riza saat menghadiri acara konsolidasi Kemenangan Gus Muhaimin. (Foto: SRI)

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- H. Faisol Riza selaku ketua kampanye nasional (TKN) Gus Muhaimin melakukan Konsolidasi Tim Pemenangan Capres Gus Muhaimin se Probolinggo Raya. Sebab, hal ini nantinya akan menentukan Suara Muhaimin Iskandar di Kabupaten Probolinggo untuk maju di Pilpres 2024.

Tanpa kita sadari bahwa, Pemilu sudah sebentar lagi. Maka dari itu H. Faisol Riza akan bertemu tim pemenangan di Probolinggo pada Sabtu, 7/1/2023.

Ketua DPP PKB itu, berharap suara Gus Muhaimin nantinya saat maju sebagai calon presiden hasilnya memuaskan. Sebab, Kabupaten Probolinggo adalah tempat Dapilnya.

Jadi, Jagan sampai Suara Gus Muhaimin di Probolinggo suaranya kecil. Oleh sebab itu, kita selalu bersama-sama agar Gus Muhaimin menang dalam kontestasi politik pada tahun 2024 nanti.

Faisol Riza saat konsolidasi bersama dengan tim pemenangan Gus Muhaimin mengatakan bahwa pemilu pada 2024 paling menentukan PKB untuk kedepannya, karena di pemilu 2024 tidak ada Inkanben yang nyalon di pilpres.

“Faisol Riza mengatakan bahwa dalam pemilu pada tahun 2024 nanti, itu sangat menentukan PKB untuk kedepannya, Karena Tidak Ada Inkanben yang nyalon di Pilpres,” ujarnya saat sambutan pada Sabtu (7/1/2022).

Kita harus selalu mendukung Partai PKB pada pemilu 2024, sebab, partai PKB mempunyai struktur yang sangat bagus sampai ketingkat bawah. Banyak Partai lain yang mempunyai kepentingan yang sama, konsolidasi pemenang yang sama, akan tetapi belum tentu mempunyai struktur yang bagus dan lengkap seperti PKB.

“PKB adalah Partai yang mempunyai struktur yang sangat bagus sampai ketingkat bawah, dan insyaallah sampai di Kabupaten Probolinggo”, tambahnya H. Faisol Riza.

Senada dengan apa yang di katakan oleh Malik Haramain selaku Ketua DPC PKB Probolinggo yang berharap dengan berlangsungnya kegiatan ini menjadi semangat untuk temen-teman ranting hingga kecamatan bersemangat memenangkan PKB di Kabupaten Probolinggo di 2024 baik Di Pemilihan legislatif maupun eksekutif.

“Pemilihan tahun kemarin kita jadikan pelajaran agar 2024 PKB maksimal disetiap daerah yang ada di Probolinggo”, kata Malik Haramain Selaku DPC PKB Probolinggo.

Dalam konsolidasi pemenangan Gus Muhaimin ini di hadiri oleh Pengurus Ranting (Desa) sampai ke Pengurus Kecamatan Partai PKB se Probolinggo Raya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

17 April 2026 - 12:28 WIB

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

17 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

Skandal Beras ‘Disunat’ di Probolinggo! SPHP 5 Kg Disulap Jadi 4,9 Kg, Konsumen Jadi Korban

16 April 2026 - 18:17 WIB

Skandal Beras ‘Disunat’ di Probolinggo! SPHP 5 Kg Disulap Jadi 4,9 Kg, Konsumen Jadi Korban
Trending di Daerah
error: