Menu

Mode Gelap
Why Mental Health Professionals Should Prioritize Conferences for Career Growth From Sky-High Luxury Apartments in Gurgaon to Private Luxury Villas in Gurgaon: Redefining Elite Living Tips for an Easy-Care Home Garden Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab Exploring the 2026 Gambling Market

Daerah

Akibat Guyuran Hujan Lebat Selama 6 Jam Lebih, Sungai Bayeman Banjiri Pemukiman Warga Mencapai 2 Meter

badge-check


					Screenshot video salah satu warga Desa Bayeman yang terdampak banjir. (Foto: Ilustrasi) Perbesar

Screenshot video salah satu warga Desa Bayeman yang terdampak banjir. (Foto: Ilustrasi)

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo-  Sejumlah desa di Kabupaten Probolinggo terendam banjir dengan ketinggian yang berbeda akibat di guyur hujan lebat selama kurang lebih 7 jam, pada hari Jum’at 10 Februari 2023.

Hujan lebat yang terjadi sejak pukul 14.30 hingga 21.50 WIB membuat debit air sungai Desa setempat terus meninggi.

Sehingga, akibat guyuran hujan deras tersebut, sungai Bayeman tidak dapat menampung volume air hingga akhirnya meluap dan merendam permukiman warga di 5 (lima) dusun.

Dalam video salah satu warga, Ahmad Saifullah Kepala Desa Bayeman Kabupaten Probolinggo yang tengah menceritakan kondisi Banjir dan ketinggian air terparah berada di Dusun Bayeman Tengah mencapai 1 hingga 2 meter.

Namun, di 4 dusun lain, yakni Dusun Krajan RT/RW 07/02, Dusun Rancang, Dusun Sentong dan Dusun Talang masing-masing setinggi sekitar 1 meter.

“Saat air sudah mendekati bibir sungai, kami langsung bersiaga dan mengingatkan warga untuk waspada dan bersiap-siap mengantisipasi kemungkinan terburuk banjir masuk ke rumah-rumah warga,” katanya.

“Air masuk ke permukiman warga Desa Bayeman karena tanggul penahan di pinggiran sungai banyak yang jebol saat terjadi banjir sebelumnya,” tambahnya.

Selain itu, Ahmad salah satu warga lainnya mengatakan belum ada perbaikan tanggul penahan air/pelengseng sejauh ini, meskipun Desa Bayeman selalu menjadi langganan banjir saat hujan deras terjadi, utamanya di kawasan hulu sungai.

“Tidak ada perbaikan tanggul atau pelengsengan. Memang beberapa bulan lalu sempat ada survei dan pengukuran (tanggul pinggir sungai) dari provinsi,” ungkapnya.

Pemerintah Desa Bayeman meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk segera melakukan pembangunan dan perbaikan tanggul penahan air.

Pasalnya, sekitar 1.500 warga dari 600 kepala keluarga (KK) yang menjadi langganan banjir semakin resah, karena dapat mengancam jiwa dan harta bendanya.

Dalam informasi yang dihimpun, pada saat ini belum ada laporan korban jiwa atau orang hilang yang terseret banjir maupun rumah warga yang ambrol tersapu banjir.

“Kami tadi sempat lakukan evakuasi beberapa warga ke tempat lebih aman,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo

10 Mei 2026 - 14:11 WIB

Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo

Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab

10 Mei 2026 - 14:02 WIB

Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab

Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo

9 Mei 2026 - 12:05 WIB

Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo

Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh

9 Mei 2026 - 11:47 WIB

Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh

Pemkab Probolinggo Gelar Aksi Bersih Pantai Gili Ketapang, Jaga Daya Tarik Wisata Bahari

7 Mei 2026 - 19:11 WIB

Pemkab Probolinggo Gelar Aksi Bersih Pantai Gili Ketapang, Jaga Daya Tarik Wisata Bahari
Trending di Daerah
error: