Menu

Mode Gelap
Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

Daerah

Menambah Daya Tarik Wisatawan, Gubernur Jatim Khofifah Tinjau Jembatan Kaca Seruni Point

badge-check


					Khofifah Indar Parawansa saat tinjau Jembatan kaca Seruni Point'. (Foto: Ig @khofifah.ip) Perbesar

Khofifah Indar Parawansa saat tinjau Jembatan kaca Seruni Point'. (Foto: Ig @khofifah.ip)

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang didampingi oleh jajaran pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur meninjau langsung kondisi jembatan kaca di Seruni Point Kawasan Bromo Tengger Semeru pada Rabu, 15/02/2023. Jelang selesainya pembangunan jembatan kaca.

Namun, kedatangan Gubernur Jatim Khofifah dan segenap jajaran Pemprov Jatim tersebut disambut hangat oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari, anggota DRPD Kabupaten Probolinggo Supoyo serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Mengingat jembatan kaca semakin menambah daya tarik wisatawan, tentunya para pengunjung yang akan menikmati wisata di Gunung Bromo dan Seruni Point bisa dengan waktu dua malam.

Pasalnya, destinasi jembatan kaca ini akan memberikan tantangan bagi para pengunjung.

Gubernur Jatim Khofifah, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ahmad Hasyim Ashari hingga anggota DRPD Kabupaten Probolinggo Supoyo menjajal berjalan ke tengah jembatan kaca dan menikmati keindahan Gunung Bromo.

Menurut Gubernur Jatim, Khofifah menjelaskan bahwa ada kekuatan baru destinasi wisata TNBTS yang berawal dari presentasi salah satu Dirjen PUPR tahun 2020 yang disiapkan sesungguhnya adalah jembatan kaca TNBTS yang ada di Kabupaten Malang.

Sehingga usulan selanjutnya adalah jembatan kaca TNBTS yang ada di Seruni Point Bromo Tengger Semeru Kabupaten Probolinggo.

“Karena rata-rata wisatawan itu (Red). Dalam prosesnya, semua itu telah dikoordinasikan dengan Menteri PUPR, Bupati Probolinggo dan semua telah menyetujuinya,” katanya.

Sementara itu, Khofifah mengaku bersyukur dari Tim PUPR bukan hanya mengerjakan pembangunan jembatan kaca saja. Namun hal ini dikerjakan oleh putra-putri bangsa yang ingin mendedikasikan hasil karyanya bahwa mereka bisa mengerjakan jembatan kaca.

“Saat ini masih tinggal proses pengerjaan kaki-kakinya diantara dua ujung jembatan kaca,” tambahnya.

Lebih lanjut, Khofifah saat itu juga menawarkan kembali pembangunan jembatan kaca di Tumpak Sewu antara Lumajang dengan Malang.

“Dengan selesai lebih awal pembangunan jembatan kaca TNBTS di Seruni Point Bromo Kabupaten Probolinggo, tentu menjadi referensi ketika akan direplikasi baik di Malang maupun Lumajang,” tutupnya.(*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

17 April 2026 - 20:39 WIB

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

17 April 2026 - 12:28 WIB

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

17 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik
Trending di Daerah
error: