SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Kiai Mohammad Hasan Sepuh Genggong merupakan Pendiri Pertama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cabang Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Kiai yang akrab disapa dengan Kiai Hasan Sepuh itu adalah pengasuh kedua Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Pajarakan Kabupaten Probolinggo.
Kiai Hasan Sepuh adalah tokoh Ra’is Syuriyah Pertama Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Kraksaan, beliau mengemban amanah sejak tahun 1930 dan wafat pada tahun 1955.
Kiai Hasan Sepuh tak hanya berperan mendirikan Nahdlatul Ulama Cabang Kraksaan, pada proses awal pendirian Nahdlatul Ulama kiai Hasan Sepuh Genggong dimintai pendapat dan saran oleh Kiai H. Wahab Hasbullah, Kiai As’ad Samsul Arifin dan para pendiri Nahdlatul Ulama lainnya. Namun, atas rekomendasi dari Kiai H. Syaikhona Kholil Bangkalan dan Hadratus Syeikh KH. Hasim Asy’ari.
Ketika menjabat sebagai Ra’is Syuriyah Kiai Hasan Genggong sudah berumur 90 tahun. Akan tetapi meskipun usia lanjut, kiai Hasan Sepuh Genggong tidak putus asa dalam mengembangkan Nahdlatul Ulama.
Sementara itu, Kiai Hasan Sepuh Genggong juga selalu hadir dalam acara Bahtsul Masail meskipun bertempat jauh dari Pesantren Zainul Hasan Genggong, dan beliau di anggap sebagai kiai yang tepat dan memutuskan suatu hukum yang baik.
Tak hanya itu, Kiai Hasan Sepuh Genggong pun selalu hadir di setiap mu’tamar Nahdlatul Ulama, seperti mu’tamar di Magelang, Pekalongan, dan Palembang.
Dengan hal ini, tepatnya pada acara Resepsi Puncak 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang di selenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan, Kiai Hasan Genggong mendapatkan penghargaan.
Seperti kutipan bijak dari Kiai Hasan Sepuh Genggong yang cukup melegenda.
“Jagan keluar dari Nahdlatul ulama. Karena Nahdlatul Ulama lama adalah jamm’iyah yang diridhoi Allah Subhanahu wa Ta’ala.”













