Menu

Mode Gelap
Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

Daerah

Warga Sidodadi Probolinggo Kembali Menggelar Aksi Tuntut PJ Kades

badge-check


					Warga Sidodadi kembali turun jalan di kantor kecamatan. (Foto: Istimewa) Perbesar

Warga Sidodadi kembali turun jalan di kantor kecamatan. (Foto: Istimewa)

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Warga Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo menggelar Demonstrasi di Kantor Kecamatan menuntut PJ Kades meminta untuk diganti.

Demostrasi kali ini sudah yang kedua kalinya berlangsung, yang pertama di Kantor Desa Sidodadi dan yang sekarang di Kantor Kecamatan yang berlangsung pada Kamis (2/3/2023).

Aksi kedua dilakukan karena belum ada jawaban pasti dari pemkab setempat perihal tuntutan mereka dalam aksi pertama di balai Desa Sidodadi. Padahal warga sudah melakukan ratusan tandatangan.

Warga yang melakukan demonstrasi itu hanya menuntut agar permintaanya dipenuhi untuk melengserkan Pj Kades Sidodadi, Sutomo.

Aksi demonstrasi tersebut dikawal ketat oleh ratusan personel Polres Probolinggo. Sementara dari Satuan Lalu Lintas, mengatur arus kendaraan di jalan raya jalur Pantura, saat aksi demonstrasi berlangsung.

Khoirul Anwar salah satu massa aksi mengatakan bahwa PJ Kades Sidodadi ini sudah tidak layak untuk menjadi pemimpin kami. Sebab, dirinya selalu semena-mena terhadap masyarakat.

“Ini bentuk kekesalan kami sebagai warga. Ini ratusan warga yang tidak menyetujui kepemimpinan Sutomo. Seharusnya jadi Pj Kades itu tidak bersikap semena-mena, harus melayani dan mengayomi warga desa,” ungkap Khoirul Anwar, usai aksi demonstrasi berlangsung.

Tak hanya itu, PJ Kades Sutomo itu juga sudah memberhentikan seorang ulu-ulu tanpa alasan yang tepat dan mengganti orangnya sendiri tanpa musyawarah dengan masyarakat.

“Kinerjanya banyak keberpihakan. Berpolitik dan semena-mena. Kinerja seperti itu bukan kriteria seorang pemimpin. Salah satunya pemberhentian seorang ulu-ulu,” sambung dia.

Ulu-ulu atau orang yang biasa mengairi sawah orang itu sudah masyarakat cocok dengannya, akan tetapi di ganti tanpa ada musyawarah terlebih dahulu dengan masyarakat.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

17 April 2026 - 20:39 WIB

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

17 April 2026 - 12:28 WIB

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

17 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik
Trending di Daerah
error: