SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Isu pemberdayaan perempuan kembali mengemuka dalam kegiatan Reses Tahap III Masa Sidang III Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi NasDem, Feri Gita Rahayu, S.Pd., Jumat (18/7/2025).
Dalam pertemuan yang dihadiri puluhan pemuda dan pemudi dari berbagai kalangan tersebut, Feri menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.
Dalam sambutannya, Feri menyampaikan keprihatinannya atas masih terbatasnya ruang gerak perempuan muda, terutama di bidang sosial-politik, padahal mereka memiliki potensi luar biasa.
“Sudah saatnya perempuan muda di Probolinggo tidak hanya jadi pelengkap. Mereka harus hadir sebagai pengambil keputusan, penggerak komunitas, dan pemimpin masa depan,” ujarnya penuh semangat.
Ia mendorong para peserta, khususnya dari kalangan santri dan pelajar putri, untuk mulai berani tampil menyuarakan aspirasi dan aktif dalam kegiatan sosial, organisasi, hingga politik.
“Perempuan punya suara. Jangan ragu bicara, jangan malu tampil. Kalau bukan kita yang memperjuangkan posisi perempuan, siapa lagi?” tambah Feri, yang dikenal sebagai figur muda perempuan inspiratif di parlemen lokal.
Diskusi dalam kegiatan ini pun berkembang hangat, membahas berbagai hambatan yang masih dialami perempuan muda dalam mengakses peluang kepemimpinan, beasiswa, pelatihan kerja, hingga minimnya dukungan lingkungan sekitar.
Menjawab hal itu, Feri berkomitmen untuk mendorong lahirnya lebih banyak program-program pemberdayaan berbasis gender yang adil dan inklusif.
“Saya akan sampaikan semua aspirasi ini dalam forum resmi DPRD. Karena keadilan dan kemajuan daerah tidak akan tercapai jika setengah potensi masyarakatnya, yaitu perempuan, tidak diberdayakan secara maksimal,” tegas Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Probolinggo.






