Menu

Mode Gelap
Panduan Lengkap Bermain di 777slot untuk Memaksimalkan Bonus New Member Mamma Mia Cafe: Your Italian Escape in Every Cup and Plate Wamenperin Faisol Riza Gandeng DKC Garda Bangsa Probolinggo Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Opo-Opo Wamenperin H. Faisol Riza Sapa Korban Banjir Krejengan, Salurkan Bantuan Sembako Pascabanjir di Kec. Krejengan  Warga Opo-opo Cemas Dihantui Banjir, Sungai Dangkal Disorot, PUPR Probolinggo Dinilai Abai KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim

Nasional

Anies Baswedan Ajak Muhaimin Kerjasama di Pilpres 2024, Demokrat: Merasa Dikhianati

badge-check


					Anies Baswedan Perbesar

Anies Baswedan

SUARARAKYATINDO.COM – Partai Demokrat menyatakan bahwa Anies Baswedan telah menyetujui kerja sama dengan Partai NasDem dan PKB di Pilpres 2024 secara sepihak. Kerja sama dibangun untuk mengusung Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar.

Sekretaris Jenderal Demokrat Teuku Rifky menyebut informasi itu berasal dari juru bicara Anies, Sudirman Said.

“Kemarin 30 Agustus 2023, kami mendapatkan informasi dari Sudirman Said mewakili capres Anies Baswedan bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai NasDem dan PKB untuk mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar,” ujar Rifky lewat siaran pers, Kamis (31/8/2023).

Rifky menjelaskan, bahwa langkah tersebut dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

Demokrat lalu mengonfirmasi info tersebut kepada Anies Baswedan. Anies, kata Rifky, membenarkan info tersebut. Bahwa NasDem dan PKB menjalin kerja sama untuk mengusung Anies-Muhaimin Iskandar.

“Hari ini kami melakukan konfirmasi berita tersebut kepada Anies Baswedan. Ia mengonfirmasi bahwa berita tersebut adalah benar. Demokrat ‘dipaksa’ menerima keputusan itu (fait accompli),” ujar Rifky.

Majelis Tinggi Partai Demokrat lalu mengadakan rapat pada hari ini untuk menentukan sikap selanjutnya.

Lebih lanjut, Rifky mengatakan bahwa langkah kerja sama antara NasDem-PKB dengan mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar jelas merupakan bentuk pengkhianatan.

“Rentetan peristiwa yang terjadi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat perubahan, pengkhianatan terhadap Piagam Koalisi yang telah disepakati oleh ketiga parpol,” ucap Rifky

“Juga pengkhianatan terhadap apa yang telah disampaikan sendiri oleh Capres Anies Baswedan yang telah diberikan mandat untuk memimpin Koalisi Perubahan,” ucap Rifky.

Sebelumnya, Kepala Bappilu Partai Demokrat Andi Arief juga mengkritik sikap Anies Baswedan. Menurutnya, Anies pengecut.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan muncul duet Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Pilpres 2024 masih sebatas wacana.

Menurutnya, wacana itu muncul menyusul adanya pertemuan Anies dan ibu Cak Imin Nyai Hj. Muhassonah Hasbullah di Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rumah Yaqut Cholil Qoumas Dijaga Ketat Usai KPK Tetapkan Tersangka Kasus Kuota Haji

9 Januari 2026 - 21:07 WIB

Rumah Yaqut Cholil Qoumas Dijaga Ketat Usai KPK Tetapkan Tersangka Kasus Kuota Haji

Hanura Siap Upgrade Kader Legislatif Daerah pada Rakernas dan Bimtek di Bandung Mendatang

2 Desember 2025 - 17:33 WIB

Anggota DPR RI dari PKB Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Kulonprogo, Minta Masyarakat Pahami Nilai-Nilai Kebangsaan

29 November 2025 - 16:19 WIB

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Faisol Riza Jadi Aktor Kunci Akselerasi Industri Nasional

29 November 2025 - 13:42 WIB

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Faisol Riza Jadi Aktor Kunci Akselerasi Industri Nasional

Rais Aam PBNU Minta Gus Yahya Mundur dari Jabatan Ketum, Atau Diberhentikan

21 November 2025 - 22:04 WIB

Trending di Nasional
error: