Menu

Mode Gelap
Jalan Segaran–Tiris Ambles, Kendaraan Besar Tak Bisa Melintas Heboh! Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan, Protes Lambannya Penanganan Banjir di Curahkates Ansor Kraksaan Ajak Semua Pihak Gotong Royong Tangani Banjir Satu-Satunya Akses Desa Terancam: Khofifah Turun Langsung Observasi Jembatan Sumbersecang Wamenperin Faisol Riza Kirim Utusan Tinjau Korban Banjir di Kraksaan Empat Kali Berturut-turut, Tolong Gus, Warga Opo-Opo Krejengan Kembali Menjerit Banjir

Daerah

Ansor Kraksaan Ajak Semua Pihak Gotong Royong Tangani Banjir

badge-check


					Ansor Kraksaan Ajak Semua Pihak Gotong Royong Tangani Banjir Perbesar

Ansor Kraksaan Ajak Semua Pihak Gotong Royong Tangani Banjir

SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO – Banjir yang kembali merendam sejumlah titik di Kabupaten Probolinggo mendorong seruan kolaborasi dari berbagai elemen. Gerakan Pemuda Ansor melalui Pimpinan Cabang (PC) Kraksaan menegaskan bahwa penanganan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan bersama.

Ketua PC Ansor Kraksaan, Abd. Rahman, menyampaikan bahwa bencana alam merupakan persoalan kolektif. Karena itu, menurutnya, setiap unsur masyarakat memiliki tanggung jawab sesuai kapasitas masing-masing.

Ia menilai peristiwa banjir yang terjadi berulang kali harus menjadi bahan evaluasi bersama, sekaligus momentum memperkuat kepedulian sosial. Pemerintah, kata dia, memang memiliki kewenangan dalam merumuskan kebijakan, perencanaan, serta pelaksanaan teknis di lapangan. Namun, masyarakat juga dituntut berperan aktif menjaga lingkungan sekitar.

Rahman menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk mencegah risiko bencana. Upaya penanganan, lanjutnya, tidak cukup berhenti pada respons darurat ketika musim hujan datang, tetapi harus dibarengi langkah pencegahan jangka panjang. Salah satunya dengan memastikan saluran air bersih dari sampah dan menghindari aktivitas yang merusak ekosistem.

Sebagai bentuk komitmen, PC Ansor Kraksaan menggerakkan kadernya untuk turun langsung membantu warga terdampak. Mereka diminta bersinergi dengan pemerintah daerah dan relawan dalam proses evakuasi, penyaluran bantuan, hingga kerja bakti membersihkan lingkungan setelah banjir surut.

Rahman memastikan pihaknya siap terlibat dalam pengawalan penanganan banjir secara berkelanjutan. Ia berharap ada pembenahan tata kelola dari pemerintah yang diimbangi partisipasi aktif masyarakat, sehingga penanganan bencana tidak bertumpu pada satu pihak saja.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jalan Segaran–Tiris Ambles, Kendaraan Besar Tak Bisa Melintas

24 Februari 2026 - 19:19 WIB

Jalan Segaran–Tiris Ambles, Kendaraan Besar Tak Bisa Melintas

Heboh! Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan, Protes Lambannya Penanganan Banjir di Curahkates

24 Februari 2026 - 10:08 WIB

Wamenperin Faisol Riza Kirim Utusan Tinjau Korban Banjir di Kraksaan

22 Februari 2026 - 22:09 WIB

Wamenperin Faisol Riza Kirim Utusan Tinjau Korban Banjir di Kraksaan

Empat Kali Berturut-turut, Tolong Gus, Warga Opo-Opo Krejengan Kembali Menjerit Banjir

22 Februari 2026 - 17:06 WIB

Empat Kali Berturut-turut, "Tolong Gus,", Warga Opo-Opo Krejengan Kembali Menjerit Banjir

Bazar Ramadhan Alun-alun Kraksaan Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi Iuran dan Pengelolaan

21 Februari 2026 - 14:09 WIB

Bazar Ramadhan Alun-alun Kraksaan Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi Iuran dan Pengelolaan
Trending di Daerah
error: