SUARARAKYATINDO.COM, SURABAYA – Menjelang kedatangan rombongan calon jamaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) pertama asal Kabupaten Probolinggo, suasana di Asrama Haji Embarkasi Surabaya tampak lebih sibuk dari biasanya, Senin (20/4).
Sejumlah petugas terlihat melakukan pembenahan di berbagai titik. Area depan gedung yang identik dengan warna hijau terang dibersihkan dan ditata ulang. Jalur masuk kendaraan diperjelas, sementara petugas pelayanan mulai disiagakan untuk memastikan proses penerimaan jamaah berjalan lancar. Banner ucapan selamat datang bagi para tamu Allah pun terpasang di beberapa sudut asrama.
Di bagian dalam, aktivitas persiapan juga semakin intens. Petugas memeriksa ruang penerimaan, memastikan kelengkapan fasilitas, hingga menata perlengkapan yang akan digunakan saat jamaah tiba. Lorong-lorong asrama yang biasanya lengang kini dipenuhi mobilitas petugas yang melakukan pengecekan akhir.
Tak hanya itu, sejumlah bus terlihat keluar masuk area asrama sebagai bagian dari simulasi pemberangkatan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan perjalanan menuju Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, dapat berjalan sesuai rencana pada musim haji 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, As’adul Anam, menjelaskan bahwa alur keberangkatan tahun ini secara umum masih sama seperti musim haji sebelumnya.
“Untuk alur tidak ada perubahan signifikan. Hanya ada penambahan kartu khusus yang diberikan kepada jamaah untuk mempermudah proses pemeriksaan di area keberangkatan,” ujarnya.
Kartu tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya memperlancar tahapan pemeriksaan dan pelayanan sebelum jamaah diberangkatkan ke tanah suci.
Dalam simulasi yang digelar, waktu tempuh dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya menuju Bandara Internasional Juanda ditargetkan sekitar 90 menit. Perhitungan itu dimulai sejak jamaah keluar dari asrama hingga naik ke pesawat.
“Kurang lebih satu setengah jam, atau sekitar 90 menit, sejak proses di asrama sampai jamaah masuk pesawat,” jelasnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pihak penyelenggara berharap proses pemberangkatan kloter pertama berjalan tertib, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi para calon jamaah haji asal Probolinggo.













