Menu

Mode Gelap
Tips for an Easy-Care Home Garden Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab Exploring the 2026 Gambling Market Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh

Daerah

Bea Cukai Abaikan Undangan DPRD Probolinggo, Muchlis Menilai Penanganan Miras dan Rokok Ilegal Tidak Serius

badge-check


					Rapat Strategis Penanganan Peredaran Minuman Keras (miras) dan Rokok Ilegal, Rabu (25/6/2025). (Foto: Istimewa) Perbesar

Rapat Strategis Penanganan Peredaran Minuman Keras (miras) dan Rokok Ilegal, Rabu (25/6/2025). (Foto: Istimewa)

SUARARAKUATINDO.COM – Probolinggo, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menyatakan kekecewaannya atas ketidakhadiran pihak Bea Cukai dalam rapat koordinasi lintas sektor yang membahas penanganan peredaran minuman keras (miras) dan rokok ilegal, Rabu (25/6/2025).

Rapat yang digelar oleh Komisi I DPRD itu melibatkan berbagai instansi seperti Satpol PP, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), Dinas Perizinan, serta Satgas Miras.

Sayangnya, Bea Cukai ini sebagai institusi kunci dalam pengawasan dan penindakan barang kena cukai ilegal tidak mengirimkan satu pun perwakilan.

“Kami sangat menyayangkan. Ini rapat penting, menyangkut kepentingan masyarakat dan penegakan hukum. Tapi Bea Cukai justru tidak hadir,” ujar Muchlis, anggota Komisi I DPRD, dengan nada kecewa.

Menurutnya, absennya Bea Cukai membuat pembahasan menjadi timpang dan kehilangan sudut pandang krusial.

“Kalau saat pemusnahan barang bukti mereka datang, kenapa saat rapat strategis seperti ini malah absen? Ini mencerminkan ketidakseriusan,” tegasnya.

Muchlis juga menyoroti inkonsistensi kehadiran Bea Cukai yang dinilai hanya muncul saat momen seremonial.

“Kalau untuk menghadiri seremoni mereka hadir. Tapi ketika waktunya duduk bersama mencari solusi, malah tak ada jejak,” tambahnya.

DPRD menilai, tanpa kehadiran Bea Cukai, upaya menyusun strategi pencegahan hanya menyentuh permukaan tanpa membedah akar persoalan.

Padahal, peredaran miras dan rokok ilegal di Kabupaten Probolinggo dinilai kian memprihatinkan dan merugikan negara maupun masyarakat.

Rapat itu sendiri menekankan pentingnya sinergi antar instansi dalam melakukan edukasi, pengawasan distribusi, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran cukai.

Sebagai tindak lanjut, DPRD akan mengirimkan surat resmi sebagai bentuk evaluasi dan teguran terhadap Bea Cukai, serta berencana kembali mengundang mereka dalam pertemuan lanjutan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semua instansi harus turun tangan, bukan hanya hadir saat kamera menyala,” tutup Muchlis.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo

10 Mei 2026 - 14:11 WIB

Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo

Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab

10 Mei 2026 - 14:02 WIB

Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab

Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo

9 Mei 2026 - 12:05 WIB

Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo

Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh

9 Mei 2026 - 11:47 WIB

Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh

Pemkab Probolinggo Gelar Aksi Bersih Pantai Gili Ketapang, Jaga Daya Tarik Wisata Bahari

7 Mei 2026 - 19:11 WIB

Pemkab Probolinggo Gelar Aksi Bersih Pantai Gili Ketapang, Jaga Daya Tarik Wisata Bahari
Trending di Daerah
error: