Daerah  

Begini Cara Lacor Family Sambut Bulan Suci Ramadhan Tiap Tahun

Lacor Family membersihkan makam menjelang Bulan Suci Ramadhan. (Foto: Suararakyatindo.com)

Suararakyatindo.com – Probolinggo, Gotong royong merupakan sebuah kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama dan memiliki sifat sukarela. Supaya kegiatan yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar, ringan, dan juga mudah.

Gotong royong tersebut juga di ikuti oleh sekumpulan Pemuda Desa Brabe Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, yang tergabung dari Lacor Family melakukan bersih-bersih pemakaman umum untuk kesiapan memasuki bulan suci Ramadhan. Hal tersebut disampaikan Koordinator Lacor Family, di Desa Brabe.

Koordinator Lacor Family, Badrul Kamal menyampaikan kegiatan bakti bersih-bersih area pemakaman adalah bentuk kesadaran pemuda dan warga sendiri, apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan.

“Hari ini kami lakukan bersih-bersih kuburan yang berlokasi tidak jauh dari Dusun Sumur Desa Brabe. Semua pemuda Lacor Family bersama warga kami libatkan,” tuturnya kepada Suararakyatindo.com, Senin, (11/3/2024).

Kegiatan bersih-bersih ini, lanjut Kamal, dilakukan 2 pemakaman yang dimulai sejak pagi hingga menjelang sore. Selain membersihkan lokasi kuburan, pemuda dan warga juga melakukan mengecat dinding-dinding kuburan.

“Selain bersih-bersih, kami juga mengecat dinding-dinding yang berada dikawasan kuburan, sehingga,” terangnya.

Lacor Family tetap konsisten setiap tahun membersihkan makam menjelang Bulan Suci Ramadhan. (Foto: Suararakyatindo.com)

Kamal juga menambahkan, bahwa kegiatan ini sering dilakukan warga lebih-lebih saat menjelang bulan Ramadhan dan hari raya.

“Biasanya kalau menjelang bulan puasa atau hari raya kan banyak yang ziarah, jadi kita sering mengadakan kerja bakti untuk membersihkan makam,” tutur Kamal.

Lebih lanjut, Kamal menjelaskan, menjaga kebersihan lingkungan sudah merupakan tanggung jawab bersama setiap warga. Sebab, kondisi lingkungan yang bersih merupakan cerminan hati yang bersih yang diterjemahkan dalam tingkah laku.

Seperti yang dilakukan oleh warga Dusun Sumur, mereka dengan sukarela berpartisipasi dalam menjaga dan membersihkan lingkungan.

“Kalau makamnya bersih, orang yang mau berziarah akan lebih merasa nyaman dan pasti akan khusyuk dalam memanjatkan do’a,” pungkas Kamal.

Tinggalkan Balasan