SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Zainal Arifin, Calon Wakil Walikota Probolinggo, blusukan ke kampung dalam rangka mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan masyarakat.
Salah satu isu utama yang disampaikan oleh warga Kota Probolinggo yakni bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran.
Pasalnya, banyak warga yang merasa bahwa bantuan tersebut yang seharusnya untuk mereka, justru diterima oleh pihak yang tidak memenuhi kriteria.
Zainal Arifin yang merupakan calon Wakil Walikota dari Habib Hadi Zainal Abidin, mengatakan bahwa mendengar aspirasi rakyat adalah prioritas utamanya.
“Saya mendengar langsung keluhan masyarakat tentang bantuan yang tidak tepat sasaran. Ke depan, kami berkomitmen untuk memperbaiki sistem penyaluran bantuan agar benar-benar sampai kepada mereka yang berhak,” tutur pria yang akrab disapa Mas Arif.
Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo nomor urut 4 dalam Pemilihan Walikota (Pilwali) Probolinggo 2024 ini membawa optimisme baru bagi warga, terutama dengan kinerja Habib Hadi Zainal Abidin di periode sebelumnya yang menurut banyak pihak sudah terbukti 100 persen.
Habib Hadi berhasil menjalankan program-program pembangunan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Sehingga masyarakat memberikan kepercayaan kembali kepada pasangan ini dalam Pilwali Probolinggo. Apalagi Zainal Arifin, yang masih berusia 34 tahun, mendapat perhatian besar dari warga.
Usia mudanya dan semangatnya untuk terjun langsung ke lapangan menjadikannya sosok yang diharapkan dapat membawa kemajuan luar biasa bagi Kota Probolinggo.
Warga juga menaruh harapan tinggi kepada pasangan ini untuk melanjutkan program yang sudah berjalan dan menyelesaikan permasalahan yang ada.
“Kami percaya, dengan kepemimpinan mereka, banyak masalah yang bisa diselesaikan, termasuk soal bantuan yang tidak tepat sasaran,” ujar Halimah.
Dengan pengalaman dan keberhasilan Habib Hadi di periode sebelumnya, ditambah dengan semangat muda dari Zainal Arifin, pasangan yang memiliki akronim Handal Bersinar ini sangat optimis dapat membawa Kota Probolinggo ke arah yang lebih baik.
Warga berharap bahwa melalui dialog langsung dan kunjungan rutin ke pelosok-pelosok kelurahan, aspirasi mereka dapat diwujudkan dalam kebijakan yang lebih inklusif dan adil.













