Menu

Mode Gelap
Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

Uncategorized

DKC Garda Bangsa Soroti Pembentukan Koperasi Merah Putih di Probolinggo: Dinilai Politis dan Tidak Partisipatif

badge-check


					Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Mohammad Badrul Kamal Perbesar

Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Mohammad Badrul Kamal

SUARARAKYATINDO.COMProbolinggo, Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo melayangkan kritik keras terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di sejumlah desa. Organisasi kepemudaan ini menilai proses pendirian KMP sarat dengan kepentingan politik dan minim partisipasi warga.

Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, Mohammad Badrul Kamal, menyampaikan keprihatinannya atas pembentukan koperasi yang dilakukan tanpa melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes). Ia menyebutkan bahwa sejumlah warga mengeluhkan tidak dilibatkannya mereka dalam proses penting tersebut.

“Kami mendapat laporan dari warga yang merasa tidak dilibatkan dalam musyawarah pembentukan koperasi. Ada pengurus yang sudah ditentukan sebelum musyawarah digelar. Warga hanya disodori hasil, bukan diajak berdiskusi,” tegas Badrul Kamal.

Koperasi Tanpa Rakyat, Untuk Siapa?

Menurutnya, semangat koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan keadilan sosial telah dikhianati. Ia mempertanyakan, jika masyarakat tidak diajak bermusyawarah, maka koperasi tersebut sebenarnya milik siapa.

“Koperasi Merah Putih bukan milik elite. Ia milik bersama. Kalau masyarakat tidak diajak bicara, lalu koperasi itu milik siapa?” ujarnya penuh tanya.

Atas temuan ini, DKC Garda Bangsa mendorong Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan UKM serta Inspektorat Daerah, agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pembentukan KMP, terutama di desa-desa yang terindikasi melanggar prinsip partisipasi publik.

“Kami minta ada evaluasi dan pembinaan yang serius. Ini bukan hanya soal prosedur, tapi soal kepercayaan rakyat terhadap sistem,” tambahnya.

Komitmen Garda Bangsa: Kawal Desa, Jaga Rakyat

Garda Bangsa, lanjut Badrul, berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan di tingkat desa agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat kecil. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk mencari musuh, tapi menjaga agar semangat koperasi tetap murni dan tidak disalahgunakan.

“Kami tidak sedang mencari musuh, tapi sedang menjaga harapan rakyat agar tidak dirampas oleh segelintir orang. Mari kita jaga semangat koperasi ini tetap bersih, jujur, dan berpihak,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual

17 April 2026 - 15:11 WIB

The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships

17 April 2026 - 10:41 WIB

Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

17 April 2026 - 07:40 WIB

Discover Mostbet AZ: Opening an Account, Login, Bonus for Mobile Application, and Casino with Substantial Deposits, Payment Solutions, and Protected Full-Site Support

17 April 2026 - 05:08 WIB

Mostbet uz — download apk and skachat yuklab Android/IOS installer app for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online

17 April 2026 - 05:05 WIB

Trending di Uncategorized
error: