Menu

Mode Gelap
KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar Puluhan Santri dan Wali Santri Gelar Aksi Damai, Desak Penegakan Hukum Berkeadilan dalam Kasus Dugaan Pelecehan Crown Casino Online: A New Era of Digital Gaming Experience Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kota Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir Warga Ketapang Adukan Dugaan Praktik Asusila di Home Stay, DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP

Daerah

Dua Tokoh Wabub Jatim Ikuti Napak Tilas Sejarah Berdirinya NU dari Bangkalan ke Jombang

badge-check


					Dua Tokoh Wabub Jatim Ikuti Napak Tilas Sejarah Berdirinya NU dari Bangkalan ke Jombang Perbesar

Dua Tokoh Wabub Jatim Ikuti Napak Tilas Sejarah Berdirinya NU dari Bangkalan ke Jombang

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Ribuan jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) memadati halaman Pondok Pesantren Syaikhona Kholil (Mbah Kholil), Kelurahan Demangan, Kota Bangkalan, Madura, Minggu (4/1/2026) sejak pukul 05.00 WIB. Mereka mengikuti rangkaian Napak Tilas Pendirian NU yang sarat nilai sejarah dan spiritual.

Kegiatan tersebut diawali dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 17 kilometer dari Ponpes Syaikhona Kholil menuju Pelabuhan Kamal, Bangkalan. Para peserta mengawal simbol bersejarah berupa tongkat dan tasbih yang memiliki keterkaitan erat dengan berdirinya jam’iyah NU.

Tongkat dan tasbih tersebut diserahkan oleh dzurriyah Mbah Kholil, RKH Fakhruddin Aschal selaku pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil, kepada dzurriyah KH As’ad Syamsul Arifin, yakni KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, pengasuh Ponpes Sukorejo, Situbondo. Simbol ini dipercaya sebagai titipan spiritual untuk KH Hasyim Asy’ari yang menjadi salah satu tonggak restu berdirinya NU pada 1926.

Selama satu abad perjalanan NU, organisasi ini telah menjelma menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia dan berperan penting dalam menjaga persatuan bangsa. Hal itu ditegaskan oleh Halim, Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, yang turut ambil bagian dalam napak tilas tersebut.

“Napak tilas ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali sejarah berdirinya NU dan memperkuat peran NU sebagai pemersatu bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Halim bersama ribuan peserta melanjutkan perjalanan dengan menyeberangi Selat Madura menggunakan kapal feri menuju Surabaya. Rombongan kemudian berziarah ke Makam Sunan Ampel sebelum bergerak ke Kantor PCNU Surabaya, yang dikenal sebagai representasi kantor PBNU pertama. Perjalanan berlanjut dari Stasiun Gubeng menuju Jombang untuk menyerahkan tongkat dan tasbih kepada pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.

Napak tilas ini turut dihadiri Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, sejumlah kiai khos Jawa Timur, serta para kepala daerah, di antaranya Bupati Situbondo Yusuf Rio Prayogo, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, Wakil Bupati Probolinggo Fahmi Abdul Haq Zaini, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Wakil Bupati Bangkalan Moch Fauzan Ja’far, serta Ketua MUI dan PCNU Bangkalan KH Makki Nasir.

Kegiatan tersebut menjadi pengingat kuat akan akar sejarah NU yang lahir dari perjuangan ulama dan pesantren, sekaligus peneguhan komitmen menjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan persatuan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim

16 Januari 2026 - 21:28 WIB

KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim

Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar

13 Januari 2026 - 18:17 WIB

Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar

Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kota Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir

12 Januari 2026 - 19:19 WIB

Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kita Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir

Warga Ketapang Adukan Dugaan Praktik Asusila di Home Stay, DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP

12 Januari 2026 - 19:14 WIB

Warga Ketapang Adukan Dugaan Praktik Asusila di Home Stay, DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP

Arus Deras Pekalen, Isyarat Soliditas PKB–PPP Jaga Arah Politik Probolinggo

10 Januari 2026 - 19:05 WIB

Arus Deras Pekalen, Isyarat Soliditas PKB–PPP Jaga Arah Politik Probolinggo
Trending di Daerah
error: