Menu

Mode Gelap
Full Episode Guide and Season-by-Season Recap for The Gaslight District Murder Drones Episodes Complete Guide to Every Season and Key Moments Catching Up Episodes A Practical Handbook for Rediscovering Favorite TV Shows Knights of Guinevere Episode Guide with Complete Breakdown of Key Moments and Themes Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents Exploring Affordable Private Jet Flights: A Comprehensive Guide

Daerah

Eceng Gondok Disulap Jadi Pembenah Tanah, Petani Probolinggo Dorong Pertanian Ramah Lingkungan

badge-check


					Eceng Gondok Disulap Jadi Pembenah Tanah, Petani Probolinggo Dorong Pertanian Ramah Lingkungan Perbesar

Eceng Gondok Disulap Jadi Pembenah Tanah, Petani Probolinggo Dorong Pertanian Ramah Lingkungan

SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO – Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Masa Baru di Desa Jatisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, melakukan terobosan dengan memanfaatkan eceng gondok sebagai pembenahan tanah alami guna meningkatkan kesuburan lahan pertanian.

Inisiatif ini mendapat pendampingan dari UPT Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya melalui Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Perkebunan bersama POPT Pangan dan Hortikultura, serta tim Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kuripan.

Petugas POPT Perkebunan, Ika Ratmawati, menjelaskan bahwa eceng gondok yang selama ini dikenal sebagai gulma perairan ternyata memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali. Tanaman tersebut mampu menyerap dan menyimpan sisa nutrisi dari pupuk yang terbawa aliran air.

“Eceng gondok menyimpan unsur hara dari sisa pupuk di perairan. Kandungan nutrisinya cukup tinggi sehingga bisa diolah menjadi pembenahan tanah untuk membantu memulihkan kesuburan lahan,” ujarnya di Probolinggo, Sabtu 4/4/2026.

Proses pembuatannya pun dinilai sederhana dan terjangkau. Bahan yang digunakan antara lain 5 kilogram eceng gondok, 1 kilogram kulit nanas, 250 mililiter EM4, 250 mililiter molase, serta 10 liter air. Seluruh bahan difermentasi selama satu bulan hingga siap diaplikasikan.

Setelah proses fermentasi selesai, larutan pembenah tanah tersebut digunakan dengan cara dikocor atau disiramkan ke lahan dengan perbandingan 1 liter larutan untuk 10 liter air. Dengan metode ini, petani dapat memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan mereka.

Menurut Ika, penggunaan bahan alami seperti eceng gondok tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas tanah, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem pertanian secara berkelanjutan.

Sementara itu, Petugas POPT Pangan dan Hortikultura, Panji Ramadhan, menyarankan agar pembenah tanah diaplikasikan saat proses pengolahan lahan atau sebelum masa tanam dimulai. Langkah tersebut dinilai efektif untuk mempersiapkan kondisi tanah agar lebih optimal saat ditanami.

Ketua Kelompok Tani Masa Baru, Karsan, menyambut positif inovasi tersebut. Ia menilai upaya ini menjadi langkah penting dalam mendorong kemandirian petani, khususnya dalam memproduksi pupuk organik dan pembenahan tanah sendiri.

“Petani harus mampu mandiri. Dengan cara-cara alami seperti ini, kami bisa perlahan mengembalikan kesuburan tanah tanpa ketergantungan berlebihan pada pupuk kimia,” katanya.

Melalui inovasi pemanfaatan eceng gondok ini, diharapkan semakin banyak petani di Kabupaten Probolinggo yang terdorong menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan demi menjaga produktivitas lahan secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan

15 April 2026 - 18:00 WIB

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan

Komplotan Penipu Sapi di Pasar Wonoasih Dibekuk, Dua Ditangkap Tiga Masuk DPO

15 April 2026 - 13:08 WIB

Komplotan Penipu Sapi di Pasar Wonoasih Dibekuk, Dua Ditangkap Tiga Masuk DPO

Lonjakan Permintaan Pascale­baran Picu LPG 3 Kg Langka di Probolinggo

15 April 2026 - 13:04 WIB

Lonjakan Permintaan Pascale­baran Picu LPG 3 Kg Langka di Probolinggo

Gas Melon Dijual Tembus Rp30 Ribu, Wabup Probolinggo Sidak Kraksaan: Siapa Bermain di Balik Lonjakan Harga?

14 April 2026 - 18:38 WIB

Gas Melon Dijual Tembus Rp30 Ribu, Wabup Probolinggo Sidak Kraksaan: Siapa Bermain di Balik Lonjakan Harga?

Longsor Terjang Dua Rumah di Krucil, Kerugian Ditaksir Hingga Rp5 Juta

14 April 2026 - 10:56 WIB

Longsor Terjang Dua Rumah di Krucil, Kerugian Ditaksir Hingga Rp5 Juta
Trending di Daerah
error: