SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Desa Opo-Opo, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, kembali dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur kawasan Desa Opo-opo dan Sekitarnya.
Luapan air yang tak tertampung membuat aliran sungai meluber hingga menggenangi jalan desa dan masuk ke rumah-rumah warga.
Bagi masyarakat setempat, banjir kali ini menjadi peristiwa keempat dalam setiap bulannya. Kondisi tersebut membuat warga semakin cemas sekaligus kelelahan karena harus berulang kali menghadapi situasi serupa.
Air yang terus naik memaksa sejumlah warga menyelamatkan perabotan dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, seorang warga bernama Jims terdengar meminta pertolongan. Dengan suara panik, ia memohon bantuan karena air sudah mencapai setengah tinggi dinding rumahnya.
“Tolong Gus, banjir lagi. Ini sudah sampai rumah, setengah,” ucapnya dalam rekaman tersebut pada Sabtu Malam 21/02/2026.
Genangan air yang masuk ke permukiman terjadi setelah debit sungai meningkat drastis akibat hujan deras di wilayah hulu. Warga pun berharap ada penanganan serius agar banjir tidak terus berulang.
Akibat banjir yang ke sekian kalinya ini terdapat 100san KK yang terdampak banjir, yang mengakibatkan kerugian lumayan banyak, karena ada salah satu rumah warga jebol, roboh, bahkan kursi warga juga ikut arus air.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, karena kalau hanya mengandalkan normalisasi dan pelebaran sungai di sepanjang Dusun Sumber Banger RT 01 sampai RT 03 Positif Banjir tidak ada hentinya menghantui kami.
Jadi, tidak cukup hanya normalisasi, harus ada pembangunan TPT agar banjir tidak lagi masuk kerumah- rumah warga.






