Menu

Mode Gelap
Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

Daerah

Fasilitas Kesehatan dan Pelayanan Buruk, Puskesmas Gapura Sumenep Meresahkan Warga

badge-check


					Potret ruangan Puskesmas Gapura Sumenep, (3/10/2024). (Foto:ZM) Perbesar

Potret ruangan Puskesmas Gapura Sumenep, (3/10/2024). (Foto:ZM)

SUARARAKYATINDO.COM – SUMENEP, Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang berfungsi sebagai tempat rujukan utama masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun, pelayanan di Puskesmas Gapura, Kabupaten Sumenep, belakangan ini menjadi sorotan warga karena sejumlah keluhan yang berkaitan dengan pelayanan dan fasilitas yang dinilai tidak memadai. Beberapa masyarakat yang mengandalkan layanan di Puskesmas ini mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis serta kondisi fasilitas yang ada.

Salah satu keluarga pasien yang minta dirahasiakan namanya menuturkan bahwa dirinya merasa bingung saat membawa orang tuanya ke Unit Gawat Darurat (UGD) yang hanya ditangani oleh perawat, tidak ada satupun dokter.

“Orang tua saya masuk pada sekitar pukul tiga sore, dan dokter baru datang memeriksanya pada pukul 9 keesokan harinya. Sementara kondisi orang tua saya sudah darurat. Jadi dari sore sampai pagi hari tidak ada satupun obat yang masuk, kecuali hanya infus dan oksigen,” kata seorang narasumber yang minta dirahasiakan namanya, Sabtu (26/10/2024) sore.

Ia sangat menyayangkan pelayanan di Puskesmas Gapura tersebut, pasalnya menurutnya hal ini sangat menyulitkan terutama bagi pasien yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut atau penanganan yang segera.

“Banyak pasien yang merasa tidak mendapatkan perawatan yang maksimal, terutama dalam kasus yang membutuhkan penanganan cepat,” tuturnya.

Tak hanya pelayanan dokter yang dikeluhkan, ia mengatakan bahwa perawat di Puskesmas Gapura kurang responsif terhadap aduan dari keluarga pasien terkait kondisi pasien. Keluarga pasien yang menyampaikan keluhan mengenai penurunan kondisi kesehatan pasien sering kali merasa diabaikan. Keterlambatan respons ini berpotensi memperburuk kondisi pasien yang seharusnya dapat segera ditangani apabila ada komunikasi yang lebih baik antara perawat dan keluarga pasien.

Selain masalah pelayanan, kondisi fasilitas di Puskesmas Gapura juga menjadi sorotan. Kebersihan ruangan, yang seharusnya menjadi prioritas dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan pasien, ternyata tidak diperhatikan dengan baik.

“Ruangan penuh debu dan tampak kurang terawat, yang bisa menjadi potensi sumber penyebaran penyakit. Bed tempat tidur pasien juga dalam kondisi buruk, sehingga tidak memberikan kenyamanan bagi pasien yang sedang dirawat,” jelasnya.

Lebih parahnya lagi, ia mengatakan selama disana ia tidak menemui tenaga cleaning service yang bertugas secara rutin untuk membersihkan ruang rawat inap. Padahal, kebersihan adalah salah satu aspek paling penting dalam menjaga kesehatan pasien yang sedang dalam masa perawatan.

“Ketika kebersihan ruangan tidak terjaga, risiko infeksi dan penyebaran penyakit menjadi lebih tinggi, yang tentunya dapat berdampak buruk bagi kesehatan pasien,” tegasnya.

Kondisi Fasilitas Kesehatan yang Buruk

Berdasarkan pantauan suararakyatindo.com pada 03 Oktober 2024 lalu, sarana prasarana di Puskesma ini juga sangat buruk. Diantaranya adalah adalah kursi roda yang sudah dalam kondisi rusak. Kondisi ini menyulitkan pasien yang membutuhkan alat bantu mobilitas, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk berjalan. Sebagai alat bantu yang penting, seharusnya kursi roda yang tersedia di Puskesmas selalu dalam kondisi baik dan siap digunakan kapanpun diperlukan.

Tak kalah mengkhawatirkan, kamar mandi di Puskesmas Gapura juga berada jauh dari ruang rawat inap, yang menyulitkan pasien, terutama mereka yang sedang dalam kondisi susah berjalan. Bahkan, kondisi kamar mandi yang ada juga tidak memadai, dengan pintu akses yang tidak ramah bagi pasien. Bahkan, salah satu kamar mandi rusak dan dibiarkan berlarut-larut tanpa perbaikan. Hal ini tentu menjadi masalah besar, mengingat sanitasi yang baik merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Dengan adanya masalah ini, Puskesmas Gapura tampaknya perlu melakukan pembenahan yang serius dalam hal pelayanan dan fasilitas. Sebagai fasilitas kesehatan yang menjadi rujukan utama masyarakat di tingkat pertama, Puskesmas seharusnya mampu memberikan pelayanan yang optimal dan menyediakan fasilitas yang layak demi kenyamanan dan kesehatan pasien.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

17 April 2026 - 20:39 WIB

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

17 April 2026 - 12:28 WIB

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

17 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik
Trending di Daerah
error: