SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO – Banjir yang melanda Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, menyisakan dampak berat bagi warga. Sejumlah permukiman terendam dan akses antarwilayah sempat terganggu akibat derasnya aliran air dari kawasan pegunungan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo pada Jumat (12/12/2025) sore, sedikitnya 50 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Sumberkapung masih terisolasi.
Sebagai bentuk kepedulian, jajaran DKC Garda Bangsa PKB Kabupaten Probolinggo turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Paket sembako diberikan kepada warga sebagai upaya membantu kebutuhan dasar mereka di tengah situasi darurat pascabanjir.
Ketua DKC Garda Bangsa PKB Kabupaten Probolinggo, Mohammad Badrul Kamal, menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa masyarakat Andungbiru.
“Kami sangat prihatin atas kondisi warga yang terdampak banjir, terlebih dengan kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Semoga bantuan yang kami berikan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dan sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.
Garda Bangsa dan Panji Bangsa Kabupaten Probolinggo menjadi garda terdepan Tim relawan harus melewati rute yang menantang, termasuk jembatan darurat yang dibangun sementara, guna mencapai lokasi terdampak.
Upaya ini dilakukan dengan penuh kewaspadaan mengingat enam jembatan dilaporkan putus akibat bencana, sehingga pendistribusian logistik membutuhkan perhatian ekstra.
Mengingat kejadian seperti itu, diharapkan warga masih terus waspada karena musim hujan yang terus menerus masih berguguran.






