Gerindra Tidak Mau GR Perihal Dukung Mendukung, Takut Tidak Sesuai Dengan Kenyataan

Gerindra Tidak Mau GR Perihal Dukung Mendukung, Takut Tidak Sesuai Dengan Kenyataan
Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Jokowi. (Foto: Ig @prabowo)

SUARARAKYATINDO.COM- Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tidak menanggapi sapaan Presiden Jokowi Sebagai Calon Presiden di Kontestasi pemilu 2024 nanti.

Alasan Gerindra tidak Mau GR dengan perihal Dukung Mendukung. Sebab, hal itu masih belum pasti sesuai dengan apa yang di katakan.

Hal itu dilakukan oleh Presiden Joko Widodo sebagai calon presiden dalam rentang satu pekan belakangan. Yaitu ketika Harlah PPP ke-50 dan agenda HIPMI kemarin.

Gerindra tidak ingin mengaitkan sapaan Jokowi sebagai bentuk dukungan. Gerindra tidak ingin terlalu percaya diri. Sebab takut apa yang dipersepsikan berbeda dengan kenyataan.

“Kalau kita kaitkan dengan dukung mendukung kita enggak mau GR nanti tiba-tiba kejadiannya enggak begitu kan kita GR nanti,” ujar Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Selasa (21/2/2023).

Tetapi Gerindra menganggap pernyataan Jokowi sebagai motivasi. Yaitu agar seluruh kader Gerindra bekerja keras mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

“Ini juga jadi motivasi sih, supaya mesin partai gerak lebih keras, kerja lebih keras dalam mengusung Pak Prabowo,” kata Dasco.

Wakil ketua DPR ini mengapresiasi apa yang disampaikan Jokowi. Tetapi Dasco melihat soal dukungan calon presiden masih lama.

“Karena ini kan kita apresiasi, apa yang disampaikan pak Jokowi maupun applause dari yang hadir. Kalau kita lihat itu yang hadir applause nya juga bagus,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyapa sejumlah tokoh bakal calon kandidat Pilpres 2024 yang hadir di acara hari ulang tahun ke-50 PPP. Dia awalnya bertanya siapa calon yang akan didukung partai kabah di pilpres mendatang.

“Saya mau bertanya PPP ini calonnya siapa sih? Karena di sini hadir semua calon calon presiden dan wapres,” katanya di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Jumat (17/2/2023).

Kemudian, Jokowi menyapa Prabowo Subianto, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Mahfud MD hingga Agus Harimurti Yudhoyono. Tak ketinggalan juga Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono.

“Yang kenal ada Pak Prabowo, yang saya tahu ada juga Pak Erick Thohir, yang saya tahu juga Pak Sandiaga Uno, yang saya tahu juga Pak Mahfud MD, saya hampir (lupa) juga ada mas AHY dan tentu saja ada ketum PPP, masih ada yang belum saya sebut enggak nanti,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan