Menu

Mode Gelap
Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents Full Episode Guide and Season-by-Season Recap for The Gaslight District Murder Drones Episodes Complete Guide to Every Season and Key Moments

Daerah

Harga Plastik Melonjak Tajam, Kaisar Abu Hanifah: Negara Tak Boleh Abai Lindungi UMKM

badge-check


					Harga Plastik Melonjak Tajam, Kaisar Abu Hanifah: Negara Tak Boleh Abai Lindungi UMKM Perbesar

Harga Plastik Melonjak Tajam, Kaisar Abu Hanifah: Negara Tak Boleh Abai Lindungi UMKM

SUARARAKYATINDO.COM, Jakarta — Lonjakan harga bahan baku plastik dalam beberapa pekan terakhir kian menekan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menilai kondisi ini sudah berada pada tahap mengkhawatirkan dan membutuhkan respons cepat dari pemerintah.

Menurut Kaisar, kenaikan harga plastik yang berkisar antara 30 hingga 100 persen telah memaksa banyak pelaku usaha kecil bertahan dalam kondisi serba sulit.

“Ketika jalur distribusi global terganggu, UMKM kita langsung terpukul. Kenaikan harga plastik hingga dua kali lipat bukan sekadar angka, tetapi ancaman nyata bagi keberlangsungan usaha kecil di sektor makanan, minuman, dan kemasan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, gejolak harga dipicu oleh konflik geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari 2026. Ketegangan tersebut berdampak pada terganggunya distribusi bahan baku melalui Selat Hormuz, jalur vital perdagangan dunia. Indonesia yang masih bergantung pada impor bahan baku plastik dari Timur Tengah pun terkena imbasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, harga plastik rata-rata naik hingga 50 persen, bahkan pada beberapa jenis tertentu mencapai 100 persen. Sementara itu, harga nafta sebagai bahan baku utama plastik melonjak dari sekitar US$630 per ton menjadi US$917 per ton dalam waktu kurang dari dua bulan.

Dampak di lapangan sudah terasa. Pelaku usaha minuman di Salatiga dilaporkan mengalami penurunan omzet hingga 40 persen. Di sektor makanan ringan, biaya kemasan yang semula Rp34.000 per unit melonjak menjadi Rp50.000, sehingga margin keuntungan tergerus hingga 20 persen.
Kaisar menegaskan, pemerintah tidak boleh menunggu kondisi memburuk.

“Ini bukan hanya soal harga bahan baku, tetapi soal keberlangsungan jutaan pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Pemerintah harus hadir dengan langkah konkret, bukan sekadar menunggu pasar pulih,” tegasnya.

Ia pun mendesak Kementerian UMKM agar segera melakukan langkah mitigasi, termasuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan baku bagi pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan

15 April 2026 - 18:00 WIB

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan

Komplotan Penipu Sapi di Pasar Wonoasih Dibekuk, Dua Ditangkap Tiga Masuk DPO

15 April 2026 - 13:08 WIB

Komplotan Penipu Sapi di Pasar Wonoasih Dibekuk, Dua Ditangkap Tiga Masuk DPO

Lonjakan Permintaan Pascale­baran Picu LPG 3 Kg Langka di Probolinggo

15 April 2026 - 13:04 WIB

Lonjakan Permintaan Pascale­baran Picu LPG 3 Kg Langka di Probolinggo

Gas Melon Dijual Tembus Rp30 Ribu, Wabup Probolinggo Sidak Kraksaan: Siapa Bermain di Balik Lonjakan Harga?

14 April 2026 - 18:38 WIB

Gas Melon Dijual Tembus Rp30 Ribu, Wabup Probolinggo Sidak Kraksaan: Siapa Bermain di Balik Lonjakan Harga?

Longsor Terjang Dua Rumah di Krucil, Kerugian Ditaksir Hingga Rp5 Juta

14 April 2026 - 10:56 WIB

Longsor Terjang Dua Rumah di Krucil, Kerugian Ditaksir Hingga Rp5 Juta
Trending di Daerah
error: