Menu

Mode Gelap
Understanding Charter Jet Prices: A Complete Case Examine Sugar Daddy Websites That Send Money Without Meeting: A Comprehensive Overview High Bullion Corporations: A Complete Information to the very Best in the Market Investing for the Long Run: A Case Research On Ameriprise Gold IRA Understanding Fidelity Gold IRA: A Complete Study Understanding IRA Approved Gold And Silver: A Complete Study

Daerah

IdulFitri 2025, Gus Haris Larang Takbir Keliling Pakai Sound Horeg

badge-check


					Bupati Probolinggo Mohammad Haris saat memimpin apel di Alun-alun Kraksaan. Perbesar

Bupati Probolinggo Mohammad Haris saat memimpin apel di Alun-alun Kraksaan.

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Menjelang malam takbiran Idulfitri 1446 H, Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, mengajak warga untuk merayakan dengan lebih tertib dan nyaman.

Ia secara khusus mengimbau agar takbir keliling tidak menggunakan sound horeg atau pengeras suara berdaya tinggi yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

Selama Ramadan, dentuman sound horeg di jalanan menjadi keluhan warga. Suara yang menggelegar sejak tengah malam hingga dinihari, tak hanya mengganggu waktu istirahat, tetapi juga menimbulkan kemacetan akibat iring-iringan kendaraan yang memamerkan kekuatan audionya.

“Kalau sudah lewat tengah malam, suara keras itu benar-benar mengganggu. Anak saya yang masih bayi jadi sering terbangun dan menangis,” ujar Nurhayati, warga Kecamatan Besuk, Jumat (28/3/2025).

Merespons keluhan ini, Bupati Probolinggo mengingatkan masyarakat untuk mengedepankan kenyamanan bersama. Secara khusus ia meminta para pecinta sound horeg menjaga diri untuk tidak takbir keliling. “Mohon untuk menjaga ketertiban bersama, kenyamanan masyarakat di masa sahur, apalagi ini menjelang Idul Fitri, mohon pengertian untuk saling menjaga, saling menghargai,” ujarnya.

“Takbiran adalah tradisi yang baik, tapi jangan sampai justru merugikan orang lain. Mari kita rayakan dengan tertib, saling menghormati, dan tetap dalam suasana yang menenangkan,” lanjut pejabat yang akrab dipanggil Gus Haris itu.

Sebagai solusi, Gus Haris menyarankan agar takbir tetap dilakukan, tetapi dalam skala lebih kecil, misalnya di lingkungan masing-masing, masjid, atau musala. Dengan cara ini, semarak Idulfitri tetap terasa tanpa mengganggu ketertiban umum.

Selain itu, ia meminta para camat untuk meneruskan imbauan ini kepada lurah dan kepala desa, agar takbiran di wilayahnya berjalan aman dan damai.

“Yang terpenting, kita tetap bisa bertakbir, tapi dengan cara yang lebih tertib dan menghormati sesama,” tambahnya.

Dengan imbauan ini, diharapkan suasana Idulfitri di Kabupaten Probolinggo tetap meriah, penuh suka cita, tanpa mengesampingkan ketenangan dan keharmonisan warga.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: