Menu

Mode Gelap
Chicken Road 2: What is the RTP of Chicken Road 2 and What Does This Mean for the Player Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024 MBG Disorot! Video Jambu Berulat dari SPPG Tongas Kulon Gegerkan Warga Probolinggo 18 Dapur MBG di Probolinggo Mendadak Disetop BGN, Ternyata Ini Penyebabnya BGN Hentikan Ratusan Unit SPPG di Jawa Timur, Ini Alasannya Aliansi BEM Probolinggo Raya Gelar Aksi Jilid II, Tuntut Keadilan dan Reformasi Penegakan Hukum

Politik

Ijtima Ulama Merekomendasikan Gus Muhaimin dan Menepis Kekerasan Seksual di Pesantren

badge-check


					Gus Muhaimin Iskandar berfoto di sela-sela acara Ijtima Ulama. (Foto: Ig @cakiminnow) Perbesar

Gus Muhaimin Iskandar berfoto di sela-sela acara Ijtima Ulama. (Foto: Ig @cakiminnow)

SUARARAKYATINDO.COM- Akhirnya Ijtima Ulama Nusantara yang diselenggarakan oleh Dewan Syura DPP PKB untuk memberi dukungan pada Gus Muhaimin dan Menepis Kekerasan Seksual khususnya di Pesantren-pesantren NU.

Ijtima Ulama memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai pemimpin nasional periode 2024.

“Ijtima Ulama Nusantara memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum DPP PKB untuk terus memperjuangkan Gus Muhaimin sebagai pemimpin nasional periode 2024, dan serta juga memberikan hak kepada Gus Muhaimin mengambil keputusan-keputusan yang strategis demi kebesaran PKB,” demikian kutipan rekomendasi ijtima ulama, Senin (16/1/2023).

Ijtima ulama juga merekomendasikan para ulama, kiai, dan pimpinan pesantren khususnya dari kalangan NU untuk mengentaskan kekerasan seksual yang terjadi di lembaga lembaga pendidikan khususnya keagamaan.

“Dan berupaya memberikan keadilan sebaik baiknya kepada korban kekerasan dengan memfasilitasi pendampingan dan sarana pemulihan korban,” kutipan rekomendasi.

Berikut isi lengkap rekomendasi Ijtima Ulama Nusantara yang diselenggarakan Dewan Syura DPP PKB di Hotel Millenium Jakarta, 13-14 Januari 2023 menyepakati beberapa rekomendasi.

1. Menjadikan Ijtima Ulama Nusantara ini sebagai forum silaturahmi para ulama, baik kiai dan maupun nyai, yang concern terhadap politik kebangsaan untuk terus berperan mengedukasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui Partai Kebangkitan Bangsa.

2. Meminta DPP PKB agar menyerukan kepada seluruh kepengurusan tanfidziah dari mulai pusat sampai ke daerah untuk melakukan komunikasi yang intensif dengan dewan syuro, termasuk memfasilitasi dewan syuro melaksanakan kegiatan yang serupa dengan Ijtima Ulama Nusantara ini sehingga seluruh kebijakan dan produk perjuangan dari PKB bisa tersosialisasi dengan baik di tengah masyarakat.

3. Memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum DPP PKB untuk terus memperjuangkan Gus Muhaimin sebagai pemimpin nasional periode 2024, dan serta juga memberikan hak kepada Gus Muhaimin mengambil keputusan-keputusan yang strategis demi kebesaran PKB.

4. Meminta seluruh pengurus dan kader PKB untuk terus menguatkan komitmen kebangsaan dengan memasang lambang Garuda Pancasila di rumah-rumah kader dan simpatisan PKB.

5. Mendorong pemerintah untuk mewujudkan tata kelola sumber kekayaan negara yang berkeadilan dengan berbagai cara, di antaranya transparansi pengelolaan keuangan negara, mencegah munculnya oligarki baru, merumuskan kebijakan terkait penghematan dan pencegahan terjadinya pemborosan penggunaan uang negara, mengantisipasi terjadinya krisis ekonomi di tahun tahun mendatang.

6. Mendorong pemerintah untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan adil, independensi lembaga penyelenggara pemilu, dan mencegah terjadinya politik uang.

7. Mendorong para ulama, kiai, dan pimpinan pesantren khususnya dari kalangan NU untuk mengentaskan kekerasan seksual yang terjadi di lembaga lembaga pendidikan khususnya keagamaan, dan berupaya memberikan keadilan sebaik baiknya kepada korban kekerasan dengan memfasilitasi pendampingan dan sarana pemulihan korban.

8. Mendorong peningkatan peran perempuan di berbagai bidang baik ekonomi, sosial, juga termasuk pada bidang politik. Para kiai dan ibu nyai yang terlibat dalam Ijtima Ulama Nusantara ini akan menjadi corong bicara dalam mengawal isu-isu kesetaraan gender serta pengentasan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

9. Menjadikan semua ulama, baik para kiai dan bu nyai yang untuk menjadi juru kampanye nasional PKB dan Gus Muhaimin. Serta melakukan silaturahmi dan komunikasi yang intensif dengan semua kalangan baik Pengurus NU, Jamiyyah Thoriqoh, ketua Adat dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya yang plural dan beragam.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aliansi BEM Probolinggo Raya Desak Reformasi Polri, Ancam Aksi Jilid II

2 Maret 2026 - 13:18 WIB

Aksi BEM Probolinggo Reformasi Polri

Satu-Satunya Akses Desa Terancam: Khofifah Turun Langsung Observasi Jembatan Sumbersecang

23 Februari 2026 - 12:57 WIB

Khofifah Indar Parawansa bersama Gus Haris meninjau Jembatan Sumbersecang Probolinggo yang pondasinya tergerus banjir

Makan Bergizi Gratis (MBG) : Kebijakan Populis yang Mengorbankan Pendidikan?

16 Februari 2026 - 18:41 WIB

Ilustrasi Anggaran Pendidikan dan Program MBG 2026

Perempuan Bangsa Probolinggo Gelar Talkshow Kesehatan Kulit, Tunjukkan Komitmen Terhadap Sosial Kemasyarakatan

2 Agustus 2025 - 14:44 WIB

Garda Bangsa Probolinggo Jadi Pelopor Program Sosial, Hapus Tato Gratis Disambut Hangat Sejumlah Pemuda

27 Juli 2025 - 16:08 WIB

Trending di Daerah
error: