Menu

Mode Gelap
Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

Daerah

Jadwal Kepulangan Jema’ah Haji Asal Probolinggo, Begini Penjelasan Kemenag

badge-check


					Jema'ah Haji Saat berada di depan Ka'bah. (Foto; ist/ilustrasi) Perbesar

Jema'ah Haji Saat berada di depan Ka'bah. (Foto; ist/ilustrasi)

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Jema’ah Haji Asal Kabupaten Probolinggo sudah bisa di hitung hari untuk kepulangannya. Oleh sebab itu, bagi segenap keluarga harap mengkonfirmasi terhadap keluarga yang berangkat ke tanah suci Mekkah.

Senada dengan apa yang di katakan oleh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo bakal melakukan pemulangan jamaah haji setempat.

Hanya saja ke 427 jamaah, para jamaah tidak pulang diwaktu yang bersamaan. Dimana 423 orang yang ikut kloter 19 Probolinggo akan dipulangkan pada 29 Juli 2022 mendatang.

Lalu ada 1 jamaah akan dipulangkan pada 31 Juli 2022 mendatang, mereka tergabung dalam kloter 22 Bangkalan dan Sidoarjo. Dan 3 jamaah lainnya akan dipulangkan pada 2 Agustus 2022 mendatang ikut kloter 25, gabung bersama NTT.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kabupaten Probolinggo, Moch Sugianto mengatakan, perbedaan waktu pemulangan, lantaran jadwal pemberangkatan sebelumnya tidak sama.

Sebanyak 423 orang berangkat melalui kloter 19, lalu 2 orang berangkat melalui kloter 22 bersama Bangkalan dan Sidoarjo. Dan 3 orang lainnya berangkat melalui kloter 25 bersama Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Tapi yang akan pulang itu, hanya ada 427 jamaah. Karena satu jamaah yang ikut kloter 2 meninggal dunia, di Arab Saudi,” ucapnya. Selasa (19/7/2022).

Sugianto menjelaskan, saat jamaah pulang akan dilakukan pemeriksaan, baik kesehatan dan suhu tubuh. Jika suhu tubuh kurang dari 37,5 , maka akan dilakukan swab antigen. Jika lebih dari 37,5 akan dilakukan swab melalui metode PCR.

“Kalau nanti hasilnya positif maka langsung dibawa kerumah sakit di Surabaya. Kalau negatif, maka bisa dipulangkan tanpa ada karantina,” katanya.

Sugianto menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan arak-arakan atau konvoi saat penjemputan. Karena hal itu terkesan buang-buang waktu dan uang.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

17 April 2026 - 20:39 WIB

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

17 April 2026 - 12:28 WIB

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

17 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik
Trending di Daerah
error: