SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tengah bersiap melakukan pergeseran jabatan di lingkup organisasi perangkat daerah (OPD).
Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para pejabat, khususnya eselon II, kini menjadi sorotan utama sebelum keputusan rotasi diumumkan.
Langkah ini, Bupati Probolinggo menegaskan bahwa evaluasi ini tidak didasarkan pada latar belakang politik atau kedekatan personal, melainkan murni pada kapabilitas dan kinerja.
“Kami ingin menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat. Tidak lagi bicara warna, tapi siapa yang mampu bekerja dan berkontribusi,” ujar Bupati Haris usai menghadiri rapat paripurna di DPRD, Selasa (17/6/2025).
Menurutnya, masa enam bulan pertama kepemimpinan sudah cukup untuk memetakan potensi dan performa para pejabat. Kini, proses assessment internal pun sedang berlangsung, dan akan dijadikan dasar dalam menentukan siapa yang layak menempati jabatan strategis di tubuh Pemkab.
“Ini bukan sekadar mutasi rutin. Ini adalah upaya penyegaran sekaligus strategi percepatan pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik,” tegasnya.
Bupati Haris juga mengajak seluruh jajaran untuk beradaptasi dengan ritme kerja yang lebih cepat dan produktif.
“Probolinggo harus berlari. Saya ingin semua perangkat daerah siap berlari bersama,” katanya memberi isyarat perubahan besar di tubuh birokrasi.
Rencana rotasi ini sekaligus menunjukkan keseriusan Pemkab Probolinggo dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, dan berorientasi hasil.
Dengan dinamika ini, masyarakat Kabupaten Probolinggo dapat mengantisipasi adanya rotasi pejabat dalam waktu dekat.
Langkah tersebut diyakini sebagai bagian dari reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.













