Menu

Mode Gelap
Understanding Gold IRA Accounts: A Complete Information Pemkab Probolinggo dan MUI Bahas Fatwa Penagihan Kredit Bermasalah, Tegaskan Larangan Penarikan Kendaraan di Jalan Bus Rombongan Jemaah Haji Probolinggo Alami Kecelakaan di Madinah Advancements in Treasured Metals IRAs: A Comprehensive Guide To Investing Correctly The most Effective Places To Buy Gold Online: A Complete Guide Investing in Gold: The Benefits of Holding Physical Gold In Your IRA

Daerah

Jembatan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sumberkatimoho Krejengan Siap Iuran Bangun Sendiri

badge-check


					Foto : Ilustrasi Jembatan Desa Sumberkatimoho Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo Rusak akibat diterjang banjir. Perbesar

Foto : Ilustrasi Jembatan Desa Sumberkatimoho Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo Rusak akibat diterjang banjir.

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Jembatan penghubung di Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, hingga kini belum diperbaiki setelah rusak diterjang banjir akibat cuaca ekstrem.

Padahal, jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Sumberkatimoho dengan Desa Karangren dan Desa Kedung Caluk.

Kerusakan pada bagian struktur jembatan membuat kendaraan tidak lagi bisa melintas dengan aman. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, terutama para petani yang harus memutar melalui jalur alternatif untuk mengangkut hasil panen.

Dampak serupa juga dirasakan para pelajar. Siswa SD Sumberkatimoho kini harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk sampai ke sekolah.

Jika sebelumnya hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit, kini mereka harus memutar melalui jalur lain hingga mencapai sekitar 30 menit.

Kondisi tersebut juga memicu kekhawatiran warga. Pasalnya, masih ada anak-anak yang nekat melintasi jembatan rusak dengan berjalan kaki meskipun kondisinya berpotensi ambruk sewaktu-waktu.

Di tengah keterbatasan akses tersebut, muncul wacana warga akan melakukan iuran sekitar Rp150 ribu per rumah untuk memperbaiki jembatan secara swadaya.

Wacana itu muncul karena warga menilai jembatan tersebut sangat vital bagi aktivitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi maupun akses pendidikan.

Jika rencana itu benar terjadi, kondisi tersebut dinilai menjadi ironi karena perbaikan infrastruktur yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah justru harus dilakukan oleh masyarakat.

Sementara itu, Bupati Probolinggo, Gus Haris, mengatakan pemerintah daerah telah memasukkan perbaikan jembatan rusak tersebut dalam perencanaan pembangunan.

Menurutnya, selain jembatan, rumah warga yang terdampak banjir juga sedang didata untuk dilakukan perbaikan secara bertahap.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: