Menu

Mode Gelap
Advancements in Treasured Metals IRAs: A Comprehensive Guide To Investing Correctly The most Effective Places To Buy Gold Online: A Complete Guide Investing in Gold: The Benefits of Holding Physical Gold In Your IRA Best Gold IRA Investments For Retirement: A Complete Information Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS download for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Understanding Empty Leg Charter Flights: A Cost-effective Travel Resolution

Nasional

Kebangkitan Perjuangan Indonesia Raya, Gabungan Partai Koalisi Gus Muhaimin

badge-check


					Gus Muhaimin saat mengisi pertemuan dengan para petani. (Foto; Ig Cakiminnow) Perbesar

Gus Muhaimin saat mengisi pertemuan dengan para petani. (Foto; Ig Cakiminnow)

SUARARAKYATINDO.COM- Peluang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra semakin besar karena Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabarnya akan menjadi partai koalisi.

Hal itu dikatakan oleh Relawan GEMPITA (Gerakan Muhaimin Presiden Kita) yang mana Gempita mendorong terbentuknya koalisi Antara Gerindra-PKB-PDIP dengan mengusung Prabowo – Muhaimin sebagai bakal capres dan cawapres.

Jubir Relawan GEMPITA Robah Nalayudha mengatakan, bila tiga partai ini berkoalisi maka langkah Prabowo Subianto dan Cak Imin di Pilpres bakalan mulus.

Bahkan Ia berandai-andai, bila dorongan koalisi itu terwujud maka koalisinya bisa saja bernama: “Kebangkitan Perjuangan Indonesia Raya”.

Ia melanjutkan, dorongan ini tidak main-main. Bila pasangan Prabowo-Cak Imin mendapat tambahan dukungan PDIP, maka peluang menang di Pilpres 2024 nanti sangat besar. Bahkan bisa jadi menang mutlak.

Ia pun membeberkan analisis sederhana. Perolehan suara 3 partai tersebut di pemilu 2019, lalu jumlah kursi DPR RI saat ini serta tingginya perolehan survei, cukup menjadi gambaran dasar menganalisis pasangan ini.

“Pasangan Prabowo-Muhaimin dengan dukungan PKB-Gerindra saja di beberapa survei dan simulasi berada di posisi teratas, apalagi bila PDI-P sepakat bergabung koalisi PKB-Gerindra,” katanya, Kamis (29/09/2022).

“Maka ibarat mesin mobil balap yang kencang masih ditambahi NOS, akan makin kencang dan tak terkejar,” kata Robah menambahkan.

Pertimbangan lain, berkaca dari Pilpres 2019, kemenangan Jokowi-Ma’ruf sebagian disumbang suara dari Nahdliyin. Oleh sebab itu, pada Pilpres 2024 nanti Cak Imin akan menjadi penentu kemenangan dengan basis dukungan suara Nahdliyin ini.

Basis pemilih solid dari Nahdliyin serta dukungan kuat dari para kiai, santri dan tokoh NU ini sejauh ini masih sangat besar di belakang cucu dari pendiri NU tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

27 April 2026 - 12:48 WIB

invitation-boxes-with-logo-2 (1)

Koridor Hijau Desa Mulai Dibangun di Grobogan, IPDA Jadi Inisiator Utama

22 April 2026 - 17:38 WIB

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

13 Maret 2026 - 13:56 WIB

Trending di Nasional
error: