Menu

Mode Gelap
The Best Way To Purchase Gold Online: A Comprehensive Guide Augusta IRA: A Brand new Period in Retirement Financial Savings Understanding 401(k) Gold IRAs: A Complete Information The Quest for Affordable Luxury: Exploring The Cheapest Private Jet Charter Choices The last Word Information to Discovering a Sugar Daddy: Suggestions and Tricks for Fulfillment Pemkab Probolinggo Siapkan PBJ SAE Awards 2026 untuk Dorong OPD Tertib Pengadaan Digital

Daerah

KEJI! Preman Asal Sleman Paksa Seorang Anak Pakai Pedang lalu Diperkosa

badge-check


					Ilustrasi Pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. (Foto/Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. (Foto/Istimewa)

SUARARAKYATINDO.COM, Yogyakarta – Dua anak di bawah umur menjadi korban pemerkosaan dengan ancaman senjata tajam oleh seorang pria yang tinggal di Minggir, Sleman. Akhirnya, polisi mengambil tindakan dan menangkap pelaku Patrol, seorang pria berusia 29 tahun, di Jalan Kebonagung, Sleman.

Diketahui  kedua korban, MW, 17 tahun, dan ME, 17 tahun, mengalami pemerkosaan berulang kali. Penyidik dari Polsek Minggir, Aipda Suhartanto, mengungkapkan bahwa korban pertama, MW, bertemu dengan pelaku pada 1 Juli ketika mereka berada di Pasar Malam di Lapangan Sendangagung. Pada awalnya, korban diajak untuk membeli minuman beralkohol.

“Korban nolak, ternyata itu cuma alibi aja. Saat korban nolak, diambilkan pedang diancam ditodongkan ke korban, akhirnya korban ketakutan terus korban diminta ikut pelaku jika tidak mau dikepras kepalanya,” ucapnya saat dihubungi, kemarin (4/10).

Diketahui pemerkosaan itu dilakukan di rumah salah satu teman pelaku dengan modus pengancaman menggunakan senjata tajam.

Sementara pemerkosaan terhadap korban ME terjadi pertama kali pada beberapa tahun lalu saat masih berusia 14 tahun.

Kejadian itu bermula saat korban sedang merayakan kelulusan sekolah dan tengah nongkrong bersama teman-temannya, lalu korban kebelet buang air kecil lalu ke kamar mandi sendirian.

Tidak berselang lama, pelaku, Patrol, menawarkan korban untuk mengantarnya ke kamar mandi sekolah.

“Terus di tempat itu dicekek ditidurkan, lalu kembali lagi ke rombongan,” tambah Suhartanto.

Selanjutnya, kejadian kedua terjadi pada Mei 2023 dengan mengancam korban menggunakan senjata tajam dan diajak ke rumah pelaku lalu disetubuhi lagi.

Menurut keterangan, kedua korbannya merupakan warga kulonprogo.

Setelah itu kedua korban melaporkan pelaku ke polisi secara bersama-sama, lalu polisi menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Setelah itu Patrol ditangkap pada 29 September 2023 lalu sekitar pukul 02.00 WIB. Penangkapan itu dilakukan setelah polisi mendapatkan alat bukti berupa bukti visum dan keterangan saksi masing-masing dua orang.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Probolinggo Siapkan PBJ SAE Awards 2026 untuk Dorong OPD Tertib Pengadaan Digital

11 Mei 2026 - 18:54 WIB

Pemkab Probolinggo Siapkan PBJ SAE Awards 2026 untuk Dorong OPD Tertib Pengadaan Digital

Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo

10 Mei 2026 - 14:11 WIB

Dua Pemuda Tidak Bisa Tertolong dalam Kecelakaan Vario dan Pick Up di Jalan Condong Probolinggo

Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab

10 Mei 2026 - 14:02 WIB

Dua Nyawa Melayang di Jalan Condong, Garda Bangsa Soroti Dugaan Sopir Pick Up Lepas Tanggung Jawab

Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo

9 Mei 2026 - 12:05 WIB

Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo

Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh

9 Mei 2026 - 11:47 WIB

Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh
Trending di Daerah
error: