SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Kepala Desa Opo-opo, Kecamatan Krejengan, Muhaimin Asyatta, kembali turun langsung menemui warga yang terdampak banjir.
Kali ini, bantuan sembako disalurkan kepada warga di Dusun Krajan yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah.
Selama dua hari berturut-turut, Muhaimin Asyatta bersama perangkat desa menyusuri dusun-dusun terdampak banjir guna memastikan warga mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.
Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap warganya yang tengah berjuang untuk pulih dari dampak bencana.
“Pembagian sembako kali ini kami fokuskan di Dusun Krajan, di mana terdapat 40 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir kemarin,” ujar Muhaimin Asyatta kepada Suararakyatindo.com, Senin (10/2).
Beruntung, dalam bencana kali ini tidak ada korban jiwa. Namun, banyak warga kehilangan peralatan dapur serta mengalami kerusakan hasil panen, terutama tembakau, akibat terendam banjir.
Muhaimin menegaskan bahwa pemerintah desa turut prihatin atas musibah ini dan akan terus berupaya membantu warga.
Saat ini, sebagian besar warga masih sibuk membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa banjir.
Sementara itu, salah satu warga Dusun Krajan berharap agar pihak desa segera melaporkan kerusakan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang terdampak banjir.
Pasalnya, jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan banjir dapat kembali terjadi di kemudian hari.
Menanggapi hal tersebut, Muhaimin berjanji akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar perbaikan TPT dapat segera dilakukan.
“Siap, kami akan melaporkan kepada dinas terkait, karena perbaikan ini tidak bisa menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD),” tegasnya saat menyapa warga yang terdampak.
Bantuan sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga Dusun Krajan. Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan terus berkoordinasi dengan pihak desa jika membutuhkan bantuan lebih lanjut.













