SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- H. Faisol Reza Selaku Ketua Komisi VI DPR RI gandeng Semen Indonesia Group (SIG) memberikan pelatihan kepada segenap masyarakat yang ada di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur.
Komisi VI DPR RI dalam Pelatihan ini, menilai bahwa Semen Indonesia Group (SIG) turut serta menjadikan sektor konstruksi di Indonesia lebih berkembang dan bagus.
H. Faisol Reza mengungkapkan, Indonesia yang merupakan negara berkembang yang memiliki visi besar di 2045, harus terus berkembang dalam segi pembangunan infrastruktur. Sektor konstruksi membutuhkan dukungan, salah satunya semen.
“Hadirnya inovasi dari perusahaan pada berbagai produknya tentu meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur negara,” katanya
Ia mengatakan kontribusi perusahaan semen tersebut cukup bagus, sebagai penopang pembangunan nasional. Bahkan, karena berbagai inovasi yang telah dilakukan sektor konstruksi berkembang cukup bagus untuk di lakukan pembangunan di wilayah wisata Bromo ini.
Ia juga menilai perusahaan tersebut telah berhasil mempertahankan posisi sebagai leader market dalam industri semen di Indonesia.
Di depan lebih dari 100 orang peserta sosialisasi dengan tema “Sektor konstruksi, membangun negeri membangun masyarakat” yang diadakan di Hall hotel Whitz Bromo pada Minggu 13/08/2023.
Masyarakat di anjurkan untuk menggunakan produk semen dalam negeri untuk sektor konstruksi karena kualitasnya juga sudah teruji.
Semen merupakan elemen penting dalam pembangunan infrastruktur yang pasti dibutuhkan oleh berbagai kalangan. Pemanfaatan produk tersebut secara tidak langsung merupakan bentuk untuk turut serta dalam proses pengawalan pembangunan.
“Menggunakan produk asli dari perusahaan ini merupakan salah satu dukungan masyarakat dalam proses pengawalan pembangunan nasional,” tuturnya.
Pelatihan ini menggandeng Semen Indonesia Group (SIG) melalui Houlding BUMN yang bertempat di Hall hotel Whitz Bromo pada Minggu 13/08/2023.
Pelatihan ini bertajuk ‘Sektor Konstruksi, Membangun Negeri, Membangun Masyarakat’ yang di ikuti oleh segenap masyarakat yang ada di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo.













