Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Daerah

Khofifah; Pentingnya Ekonomi Pesantren, ini Alasannya

×

Khofifah; Pentingnya Ekonomi Pesantren, ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Khofifah; Pentingnya Ekonomi Pesantren, ini Alasannya
Khofifah Indar Parawansa Menghadiri Acara Dies Natalis ke-54 Kampus Unzah. Foto; Suararakyatindo.com

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan Kuliah Inspiratif kepada Mahasiswa Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong  Kraksaan, Senin 06/2022).

Gubernur Khofifah mengawali Kuliah umum itu dengan menekankan kepada mahasiswa UNZAH Genggong tentang pentingnya ruh spiritual dalam setiap mata kuliah yang mereka pelajari di Prodi masing-masing.

Example parallax

Khofifah memberikan beberapa contoh kejadian dari beberapa tokoh nasional maupun internasional akan hal itu.

“Saya menceritakan ini untuk menguatkan mahasiswa, bukan hanya mendapatkan ilmu-ilmu secara scientifik melainkan harus ada nilai-nilai spiritual dalam setiap kajian,” sebutnya

Lebih lanjut, Khofifah menayangkan sebuah Video yang berisi prediksi peringkat ekonomi di tahun 2050 mendatang. Dalam Video tersebut, peringkat Indonesia ada di urutan ke-4 di susul India di posisi Ke-3 dan Amerika di posisi ke-2. Sementara negara yang di prediksi menduduki peringkat pertama adalah Negara Cina.

Baca Juga:  Keberangkatan Haji Asal Probolinggo, Kloter 65 Siap Untuk di Berangkatkan

“Kalau Indonesia di prediksi nomer empat di tahun 2050 dan nomer tujuh di tahun 2030, maka pertanyaan selanjutnya ekonomi pesantren ada di posisi mana. Jika ini tidak dipersiapkan dari sekarang, maka kita hanya akan jadi penonton di masa depan,” ucap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan ini, Khofifah menyinggung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) untuk mendirikan Indonesian Islamic Science Park.

Baca Juga:  Terjadi Kecelakaan Kapal di Perairan Pajarakan Probolinggo

“Program ini adalah sebuah bentuk untuk menterjemahkan prediksi Syaikh Yusuf Al Qordawi dari Mesir yang mengatakan Epicentrum Islam dunia nantinya akan berasal dari Indonesia,” tambahnya Khofifah sapaan akrabnya.

Tak hanya itu, Rektor Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Abdul Aziz Wahab juga menyampaikan materi yang disampaikan oleh Gubernur Khofifah sangatlah menarik dan merupakan tantangan yang harus dijawab dengan program dan perencanaan yang matang.

“Saya yakin ini bisa dilakukan tentunya dengan pemetaan. Tahun pertama apa yang kita lakukan, tahun kedua apa dan seterusnya,” tegas Rektor Unzah.