Menu

Mode Gelap
Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information Discover Mostbet AZ: Opening an Account, Login, Bonus for Mobile Application, and Casino with Substantial Deposits, Payment Solutions, and Protected Full-Site Support

Daerah

Komisi I DPRD Probolinggo Kawal Nasib 2.700 Honorer, Siap Temui Kemenpan RB

badge-check


					Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis/Suararakyatindo Perbesar

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis/Suararakyatindo

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo berencana mengunjungi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Jakarta pada pekan depan.

Langkah ini dilakukan untuk memperjuangkan nasib 2.700 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang belum terakomodasi dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis, menegaskan komitmen pihaknya agar tidak ada tenaga honorer yang dirumahkan.

“Dari Komisi I, intinya tidak boleh ada yang dirumahkan. Kami akan terus berjuang agar mereka mendapatkan kejelasan status,” ujar Muchlis, Kamis, 13 Februari 2025.

Muchlis, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo, menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan permasalahan tenaga honorer ini.

Menurutnya, kunjungan ke Kemenpan RB bertujuan untuk memastikan solusi yang berpihak pada tenaga honorer.

“Kami sudah ajukan, minggu depan kami akan ke sana (Kemenpan RB) untuk menindaklanjuti masalah ini,” tambahnya.

Saat ini, ribuan tenaga honorer di berbagai instansi daerah menantikan kepastian dari pemerintah pusat terkait mekanisme pengangkatan mereka.

DPRD Kabupaten Probolinggo berharap pemerintah pusat memberikan solusi yang tidak merugikan tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

Sebelumnya, pemerintah pusat telah menyatakan bahwa tenaga honorer akan dihapus pada 2024, dengan opsi pengangkatan menjadi PPPK atau dialihkan ke sistem outsourcing.

Namun, kebijakan ini masih menjadi perdebatan, terutama bagi honorer yang belum terakomodasi dalam skema tersebut

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

17 April 2026 - 12:28 WIB

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

17 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

Skandal Beras ‘Disunat’ di Probolinggo! SPHP 5 Kg Disulap Jadi 4,9 Kg, Konsumen Jadi Korban

16 April 2026 - 18:17 WIB

Skandal Beras ‘Disunat’ di Probolinggo! SPHP 5 Kg Disulap Jadi 4,9 Kg, Konsumen Jadi Korban
Trending di Daerah
error: