Menu

Mode Gelap
Pemkab Probolinggo dan MUI Bahas Fatwa Penagihan Kredit Bermasalah, Tegaskan Larangan Penarikan Kendaraan di Jalan Bus Rombongan Jemaah Haji Probolinggo Alami Kecelakaan di Madinah Advancements in Treasured Metals IRAs: A Comprehensive Guide To Investing Correctly The most Effective Places To Buy Gold Online: A Complete Guide Investing in Gold: The Benefits of Holding Physical Gold In Your IRA Best Gold IRA Investments For Retirement: A Complete Information

Nasional

KPK Bakal Kerja Sama dengan CPIB Singapura Periksa Gibrael Isaak Terkait Pembelian Jet Pribadi dari Korupsi Papua

badge-check


					KPK Bakal Kerja Sama dengan CPIB Singapura Periksa Gibrael Isaak Terkait Pembelian Jet Pribadi dari Korupsi Papua Perbesar

SUARARAKYATINDO.COM – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempertimbangkan kerja sama dengan Biro Penyelidikan Praktik Korupsi (CPIB) Singapura untuk memeriksa Gibrael Isaak, President Director PT RDG Airlines, terkait kasus dugaan suap dana operasional Papua.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan kerja sama tersebut dapat melibatkan proses pemeriksaan saksi di bawah koordinasi pemerintah (G2G) dan kepolisian, jika memang upaya KPK saat ini tidak berjalan maksimal.

“Mungkin kami akan bekerja sama dengan CPIB untuk meminta keterangan yang bersangkutan (Gibrael Isaak),” ujar Setyo Budiyanto di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Jumat (13/6/2025).

Menurutnya, KPK tengah melakukan segala upaya untuk meminta keterangan Gibrael Isaak. Langkah tersebut diambil menyusul beberapa kali dia mangkir saat dipanggil penyidik KPK terkait kasus dugaan suap dana penunjang operasional Papua.

“Kami upayakan dahulu sesuai prosedur dan kewenangan yang dimiliki KPK. Tapi apabila memang dibutuhkan, kerja sama G2G juga terbuka demi kepentingan penyidikan,” katanya.

Sebelumnya, KPK juga sempat memanggil Gibrael Isaak beberapa kali yaitu pada 8 September 2023 dan 14 Oktober 2024, untuk dimintai keterangan mengenai perintah Lukas Enembe yang diduga melibatkan transfer uang tunai miliaran rupiah, pengangkutan uang, hingga penggunaan pesawat jet.

Namun, Isaak tak memenuhi panggilan tersebut. KPK kemudian menyatakan bahwa kerugian negara akibat kasus korupsi dana operasional dan pelayanan kepala daerah Provinsi Papua (2020–2022) mencapai Rp1,2 triliun.

Selain Gibrael Isaak, KPK juga menetapkan Dius Enumbi (Bendahara Pengeluaran Pembantu) dan Lukas Enembe (mantan Gubernur Papua) sebagai tersangka. Akan tetapi, proses hukum terhadap Lukas Enembe dihentikan menyusul kematiannya pada 26 Desember 2023.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

27 April 2026 - 12:48 WIB

invitation-boxes-with-logo-2 (1)

Koridor Hijau Desa Mulai Dibangun di Grobogan, IPDA Jadi Inisiator Utama

22 April 2026 - 17:38 WIB

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

13 Maret 2026 - 13:56 WIB

Trending di Nasional
error: