SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo resmi memulai program Pemutakhiran Data Partai Politik (Parpol) Berkelanjutan. Langkah perdana dilakukan dengan menyambangi kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Probolinggo pada Selasa (4/11/2025).
Kunjungan tersebut digelar di kantor DPC PKB yang berlokasi di Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Kegiatan berlangsung dengan dihadiri jajaran pengurus DPC PKB, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo, serta sejumlah badan otonom partai seperti Panji Bangsa, Garda Bangsa, dan Perempuan Bangsa.
Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Fahmi AHZ, mengungkapkan apresiasinya atas langkah KPU dalam memperbarui data kepartaian. Ia menilai kegiatan ini menjadi bentuk sinergi kelembagaan yang positif.
“Kami menyambut baik kedatangan KPU. Ini bukan sekadar agenda administratif, tetapi juga wujud komunikasi dan keterbukaan antar lembaga untuk memastikan data partai politik tersaji secara valid dan akuntabel,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, kehadiran KPU menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keakuratan data kepemiluan. “Langkah KPU ini penting agar seluruh partai memiliki data yang mutakhir. Ini juga memperkuat transparansi proses politik di daerah,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Ali Wafa, menegaskan bahwa PKB menjadi partai pertama yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan tersebut. “Kami memilih PKB sebagai titik awal pelaksanaan pemutakhiran data. Setelah ini, KPU akan menyambangi partai lain sesuai nomor urut peserta pemilu,” terang Ali Wafa.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan diwarnai dialog terbuka antara KPU dan pengurus partai. Selain sebagai upaya verifikasi data, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara penyelenggara pemilu dan partai politik.
KPU berharap, melalui kegiatan ini seluruh partai di Kabupaten Probolinggo dapat mendukung proses pemutakhiran data agar lebih transparan, akurat, dan berkesinambungan menjelang tahapan pemilu mendatang.













