Menu

Mode Gelap
Post By @mindbodybydoc · 1 Video Paito Broto4D sebagai Media Visual untuk Membaca Pola Angka Secara Akurat Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

Daerah

KPU Sleman Tingkatkan Sosialisasi Pemilu Di Kampus

badge-check


					Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Foto: KPU) Perbesar

Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Foto: KPU)

SUARARAKYATINDO.COM, Yogyakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman terus berkomitmen untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam Pemilu 2024. Mereka telah mengadakan berbagai kegiatan penyuluhan yang bertujuan untuk menjangkau berbagai segmen dan komunitas dalam masyarakat, termasuk mahasiswa.

“Nanti di 28 Oktober 2023 kami ada sosialisasi kepada mahasiswa dengan kegiatan nonton bareng. Tujuannya agar mereka memilih dan tidak golput,” kata Sekretaris KPU Sleman Yuyud Futrama, Jumat (27/10/2023).

Selain itu, dalam hal logistik untuk pemilih tambahan atau yang berpindah tempat, Yuyud menyatakan bahwa rencana yang akan dijalankan adalah memasukkan mereka ke dalam Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang khusus disiapkan.

“Nanti akan kami masukkan ke TPS Khusus. Jadi 13.828 bilik suara itu sudah kami tentukan. Di mana setiap TPS itu ada empat bilik suara,” imbuhnya.

Selanjutnya, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar, menjelaskan bahwa jumlah mahasiswa yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 10 ribu. Angka ini jauh lebih rendah daripada perkiraan jumlah total mahasiswa di Sleman, yang mencapai sekitar 233.242 orang. Oleh karena itu, pembaruan data menjadi suatu hal yang penting untuk memastikan perlindungan hak suara bagi mahasiswa yang berada di Sleman.

“Kami mengharap mereka masuk dalam daftar pemilih tambahan nantinya,” lanjut Arjuna.

Sementara itu, Bawaslu Sleman berharap agar KPU setempat bisa memastikan jumlah surat suara sesuai DPT, 2 persen dari DPT serta jumlah pemilih khusus.

“Untuk titik rawan pemilih mahasiswa itu ada di kawasan padat kampus. Ada di kapanewon Depok, Gamping, Mlati, Kalasan, dan Ngaglik. Ini tentu harus jadi perhatian khusus,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

17 April 2026 - 20:39 WIB

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

17 April 2026 - 12:28 WIB

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

17 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik
Trending di Daerah
error: