Menu

Mode Gelap
Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

Daerah

Lebih Cepat Dari Jadwal PP Muhammadiyah, Jamaah Aolia Gelar Salat Ied Pagi Ini

badge-check


					Jamaah Masjid Aolia Gunung Kidul saat menggelar Salat Tarawih lebih awal Rabu (6/3/2024) Malam.(Foto: Video Warga) Perbesar

Jamaah Masjid Aolia Gunung Kidul saat menggelar Salat Tarawih lebih awal Rabu (6/3/2024) Malam.(Foto: Video Warga)

SUARARAKYATINDO.COM – Jamaah Aolia‘ di Kabupaten Gunungkidul menggelar Salat Idul Fitri, pagi ini Jumat (5/4/2024). Hal itu terkonfirmasi dari kerabat pimpinan pondok, Daud melalui sambungan seluler.

“Pelaksanaannya tidak harus di Panggang. Bisa di tempat masing-masing, Setelah selesai Salat tidak ada acara halal bihalal,” ujar Daud, Kamis (4/4).

Daud juga mengutarakan, nanti malam tak ada pelaksanaan takbir bersama-sama. Hanya Salat Isyak dan ibadah sunnah.

Daud mengatakan, salat Id jemaah masjid Aolia akan diimami oleh Mbah Benu. Dia menambahkan, malam ini tidak ada takbiran seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Tidak ada aktivitas (takbiran). Hanya salat Isya saja. (Besok) Tidak ada acara halal bihalal,” tambahnya.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Sya’ban Nuroni saat dimintai tanggapan mengatakan, pihaknya akan melakukan pendekatan dan komunikasi dengan pimpinan jama’ah serta tokoh-tokoh agama.

Bukan tanpa alasan, sebab perbedaan pelaksanaan awal ibadah puasa dan inadah Hari Raya Idul Fitri terlampau jauh jika dibandingkan dengan golongan muslim yang lain.

“Harapannya pengamalan keyakinan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat,” kata Sya’ban di Kantor Kemenang Gunungkidul.

Pihaknya juga mengaku akan melakukan edukasi kepada para jamaah Aolia agar kembali kepada keyakinan yang sudah lazim di Indonesia.

“Kalau beda 1 atau 2 hari masih lazim. Sehingga harapannya dapat mengikuti pemerintah, NU atau Muhammadiyah,” tukasnya

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

17 April 2026 - 20:39 WIB

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

17 April 2026 - 12:28 WIB

Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

17 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik
Trending di Daerah
error: