SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Masyarakat Desa Tulupari Kecamatan Tiris, Menjerit-jerit meminta pemerintah Desa untuk memperhatikan rakyatnya yang membutuhkan air bersih.
Sudah lama masyarakat menjerit Kekeringan, membutuhkan air bersih untuk bertahan hidup, karena di Desa Tulupari untuk mendapatkan air harus mengeluarkan uang sebesar 60.000 Rb.
Di Desa Tulupari ini ada beberapa dusun yang sangat membutuhkan air bersih diantaranya Dusun Dulungan RT 10, 11 dan 12 RW 04 Dan Dusun karang tengah RT 07,.08, dan 09 RW 03.
Abu Thohir Selaku aktivis Desa Tulupari mengatakan bahwa di krisis air bersih di desa kami ini sudah lama membutuhkan air bersih sampai sekarang masih belum juga di lirik oleh Pemerintah Desa.
“Krisis air bersih di desa kami ini sudah berbulan-bulan sudah, Kepala Desa Tulupari masih tutup mata sampai sekarang,” tuturnya saat di temui oleh awak Media Suararakyatindo pada Kamis 29/5/2025.
Pihak pemerintah Desa Tulupari hanya diam melihat Rakyat menjerit air bersih untuk bertahan hidup, karena air bersih berfungsi untuk segalanya bagi kami rakyat Desa Tulupari.
“Desa Tulupari sudah berbulan-bulan krisis air dan tidak ada langkah kongkrit dari desa untuk mengatasi krisis air yg melanda desa tulupari,” ujarnya
“Untuk mandi dan kebutuhan sehari-hari masyarakat Desa Tulupari menunggu hujan, jangankan untuk mandi untuk wudhu’ saja kesulitan. Kami meminta pemerintah desa Tulupari untuk membantu masyarakat agar masyarakat Desa Tulupari punya air bersih,” Pungkasnya.
Air bersih merupakan hal yang utama bagi kebutuhan masyarakat, jadi pemerintah Desa Untuk segera melakukan tindakan agar masyarakat Tulupari tidak lagi menjerit air bersih untuk bertahan hidup.













