SUARARAKYATINDO.COM, Ponorogo – Gedung Serbaguna Kecamatan Jenangan menjadi saksi terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama anggota MPR RI, H. A. Iman Sukri, pada Jumat (22/8). Acara ini mengusung tema “Meneguhkan 4 Pilar Kebangsaan: Peran Organisasi Mahasiswa dalam Merawat Persatuan dan Demokrasi.”
Turut hadir sebagai narasumber, Prof. Nyarwi Ahmad, Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada, yang menyoroti tantangan rendahnya komitmen pendidikan di Indonesia. Ia menekankan bahwa ketimpangan ekonomi masih menjadi faktor yang membatasi akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas.
Dalam paparannya, H. A. Iman Sukri menegaskan pentingnya peran mahasiswa, khususnya organisasi seperti PMII, sebagai agent of control yang mampu mengawal jalannya demokrasi. “Mahasiswa jangan hanya menjadi penonton. Nilai-nilai Pancasila harus dipraktikkan, bukan sekadar dihafal,” ujarnya.
Acara yang dihadiri oleh tokoh pemuda Kecamatan Jenangan dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu berlangsung interaktif. Sesi tanya jawab menjadi ruang diskusi kritis, di antaranya Parno, pemuda Desa Tajug, yang menanyakan bagaimana implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.
Pertanyaan lain datang dari Fristha, kader PMII, yang menyinggung ideologi ekonomi yang tepat agar Indonesia mampu beradaptasi di tengah arus kapitalisme global. Menanggapi hal ini, H. A. Iman Sukri menekankan bahwa PMII sebagai entitas kemahasiswaan harus membumikan nilai Pancasila dalam pikiran, wacana, hingga praktik nyata dalam kehidupan berorganisasi maupun bermasyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman generasi muda tentang Empat Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus menjadi bekal mahasiswa dalam menjaga persatuan serta mengawal demokrasi bangsa.













