Menu

Mode Gelap
Erectile Dysfunction Treatment Pills: An Summary of Mechanisms, Efficacy, And Future Instructions Sugar Daddy Websites In Hawaii: A Complete Overview A Complete Examine Report On Sugar Daddy Meet Sites The 5 Best Gold IRA Companies for 2023 Observational Insights Into Corporations Offering IRA Gold Services Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles

Berita

MUI: Al-Ghuroba Belum Berizin dan Tidak Terdaftar di Jaringan NU

badge-check


					MUI bersama Muspika Pakuniran, perwakilan dua desa, unsur Nahdlatul Ulama (NU), dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada Kamis (22/5/2025) di Kantor MUI Probolinggo. Perbesar

MUI bersama Muspika Pakuniran, perwakilan dua desa, unsur Nahdlatul Ulama (NU), dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada Kamis (22/5/2025) di Kantor MUI Probolinggo.

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Sebuah pondok pesantren di Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, menjadi sorotan publik usai diduga memiliki keterkaitan dengan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dugaan ini mencuat setelah pengibaran bendera Ar-Raya saat salat Idulfitri pada 29 April 2025 lalu.

Pondok Pesantren Al-Ghuroba, yang diasuh oleh ustaz Budiman dan berlokasi di Desa Patemon, kini tengah menjadi perhatian serius Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo.

Sebagai bentuk tindak lanjut, MUI bersama Muspika Pakuniran, perwakilan dua desa, unsur Nahdlatul Ulama (NU), dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada Kamis (22/5/2025) di Kantor MUI Probolinggo.

MUI Respons Aduan Masyarakat

Wakil Ketua MUI Kabupaten Probolinggo, KH Wasik Hanan, menyatakan bahwa rapat ini merupakan respon terhadap laporan masyarakat yang mencurigai ajaran pesantren tersebut mengarah pada paham HTI.

“Kami merespons aduan dari warga mengenai keberadaan pesantren Al-Ghuroba yang dianggap mengarah pada paham HTI,” ungkap KH Wasik.

Menurutnya, perhatian utama MUI tertuju pada dugaan afiliasi ideologis pesantren tersebut dengan HTI, meskipun pihak pesantren mengklaim menganut Ahlus Sunnah wal Jamaah.

“HTI adalah organisasi yang telah resmi dibubarkan oleh pemerintah sejak 2017 karena tidak mengakui kedaulatan NKRI. Ini yang menjadi kekhawatiran kami bersama,” tegas KH Wasik, yang juga menjabat Rais Syuriah PCNU Kraksaan.

Dokumentasi yang beredar menunjukkan adanya pengibaran bendera Ar-Raya saat salat Idulfitri, dengan khatib yang merupakan pimpinan pondok tersebut. Bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid itu selama ini dikenal sebagai simbol identik HTI.

Tak hanya itu, hasil penelusuran menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al-Ghuroba belum mengantongi izin operasional dari Kemenag. “Sudah kami cek, tidak ada izin resmi dari Kemenag untuk pondok pesantren tersebut,” jelas KH Wasik.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas PUPR, untuk memastikan apakah bangunan tersebut memiliki IMB dan peruntukannya sesuai,” tambahnya.

Tidak Terdaftar di NU dan Kemenag

Ketua PCNU Kraksaan, KH Achmad Muzammil, menegaskan bahwa pesantren Al-Ghuroba tidak termasuk dalam jaringan pesantren yang bernaung di bawah Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU).

“Kami sudah cek di RMI maupun di Kemenag, nama pesantren itu tidak terdaftar,” ujarnya.

MUI bersama unsur terkait menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil semata untuk menjaga kondusivitas wilayah dan mencegah potensi konflik sosial.

“Kami ingin menjaga Probolinggo tetap damai dan aman. Semua pihak perlu waspada terhadap potensi penyebaran paham yang bertentangan dengan ideologi negara,” pungkas KH Wasik.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pertemuan langsung antara MUI dan pihak Pondok Pesantren Al-Ghuroba. Namun MUI memastikan akan terus menindaklanjuti temuan ini secara bertahap.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

31 Maret 2026 - 12:38 WIB

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

20 Maret 2026 - 18:24 WIB

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Satgas MBG Probolinggo Lakukan Evaluasi SPPG Paiton, Soroti Standar Sanitasi dan Temuan Ulat

17 Maret 2026 - 08:26 WIB

Satgas MBG Probolinggo Lakukan Evaluasi SPPG Paiton, Soroti Standar Sanitasi dan Temuan Ulat

Tiga Menguak Jalan Pulang: Pameran Tiga Seniman Muda Probolinggo di Kraksaan

16 Maret 2026 - 16:33 WIB

Pameran seni rupa Tiga Menguak Jalan Pulang karya tiga seniman muda Probolinggo di Bar Kopi Linggo, Kraksaan
Trending di Berita
error: