Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Daerah

PC PMII Probolinggo: Ada Indikasi Perampokan Anggaran di Dinas PUPR

×

PC PMII Probolinggo: Ada Indikasi Perampokan Anggaran di Dinas PUPR

Sebarkan artikel ini
PC PMII Probolinggo: Ada Indikasi Perampokan Anggaran di Dinas PUPR
PC PMII Probolinggo. (Foto; SRI)

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Kelebihan pembayaran dan kekurangan volume, masih menjadi perhatian umum tidak hanya oleh Lembaga Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) namun juga oleh masyarakat, karena hal tersebut berakibat pada kerugian keuangan negara.

Seperti yang terjadi pada pengelolaan anggaran dinas PUPR Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2021, dimana dari hasil audit yang tercantum dalam LHP BPK RI 2021 menyebutkan bahwa proses pengadaan belanja modal jalan dan irigasi pada dinas tersebut tidak sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Advertisement
Scroll kebawah untuk membaca

Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolinggo menanggapi. Jika Melihat hasil temuan BPK sudah terbukti bahwa ketidak seriusan Dinas PUPR dalam melaksanakan tugasnya. “Itu bahkan sudah menyalahi perundang-undangan yang berlaku,” terangnya.

Yayak menyebut kasus kelebihan bayar proyek di pemerintahan daerah merupakan celah praktik korupsi. Menurutnya, hal tersebut kerap terjadi dalam pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga:  Asyik! Tol Paspro Probolinggo Timur-Gending Sudah Mulai Beroperasi Tanpa Tarif

“Ini salah satu celah dan bisa berindikasi korupsi yang sering terjadi, dan PC PMII Probolinggo akan pro aktif mengawasi hal ini” kata Yayak.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini terdapat kerugian keuangan negara Rp.1M yang belum jelas pertanggungjawabannya oleh Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo.

Example 120x600