SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, AH (29), pria asal Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, ternyata bukan pelaku sembarangan. Ia bukan hanya membobol satu kotak amal di musholla, tapi mengaku telah menjalankan aksi serupa di sejumlah tempat ibadah di wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo.
Penangkapan AH dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Probolinggo pada Minggu (13/7/2025) di sebuah rumah wilayah Desa Randuputih, Kecamatan Dringu. Ia diamankan setelah aksinya di Musholla Abdul Gadir Jaelani, Perumahan Semampir Indah I, Kecamatan Kraksaan, terekam kamera pengawas dan viral di grup WhatsApp warga.
“Setelah dilakukan penyelidikan, benar pelaku sudah diamankan. Saat penggerebekan, ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan keterlibatan pelaku,” ujar Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita Shanty, saat dikonfirmasi, Senin (14/7/2025).
Namun dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa aksi di musholla Semampir hanyalah satu dari rangkaian pencurian yang dilakukan AH. Ia mengaku telah mencuri di beberapa tempat ibadah lainnya, antara lain:
Masjid Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Musholla Dusun Wonopaten, Desa Pabean, Masjid Kelurahan Karenglor, Kecamatan Wonoasih, Dua musholla di wilayah Kanigaran, eerta satu kasus pencurian ponsel yang dilaporkan ke Polsek Dringu
Modus operandi pelaku tergolong rapi. Ia menyamar menggunakan pakaian khas muslim seperti sarung dan peci, lalu masuk ke area tempat ibadah dan mencari celah untuk membuka kotak amal tanpa menimbulkan kecurigaan.
Barang bukti yang diamankan pun mencakup pakaian yang dikenakan saat beraksi, serta tas selempang yang dipakai untuk membawa hasil curian.
Kini pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Probolinggo. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya pelaku lain atau jaringan pencurian yang lebih luas.
“Kami minta kepada seluruh pengurus masjid dan musholla untuk lebih waspada. Pastikan CCTV berfungsi dengan baik, karena itu sangat membantu proses pengungkapan,” tambah Iptu Vita.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa rumah ibadah pun kini tak luput dari incaran kejahatan. Perlu kerja sama semua pihak untuk menjaga kesucian tempat ibadah dari aksi kriminal semacam ini.













