SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolinggo menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) pada Senin (27/4/2026) di Pendopo Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Probolinggo, Gus Haris, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa PMII merupakan wadah penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas intelektual dan keilmuan.
Menurutnya, PMII bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan menjadi gerbang awal bagi para kader untuk menggali pengetahuan dan membangun pemikiran kritis yang nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah, khususnya Kabupaten Probolinggo.
“PMII adalah ruang belajar bagi lahirnya intelektual muda. Dari sinilah gagasan dan ilmu pengetahuan tumbuh untuk kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa PMII memiliki akar kuat dari Nahdlatul Ulama (NU), sehingga tidak perlu diragukan dalam hal tradisi keilmuan dan nilai-nilai yang dianut, terutama yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Lebih lanjut, Gus Haris berharap keberadaan PMII mampu terus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan masyarakat.
Puncak Harlah PMII tahun ini mengusung tema “Merawat Pergerakan, Menguatkan Peradaban” yang diharapkan menjadi semangat bersama dalam mendorong kemajuan Kabupaten Probolinggo yang lebih SAE.













